Deli Serdang - Serdang Bedagai

Merawat Ukhuwah di Dolok Masihul

265
×

Merawat Ukhuwah di Dolok Masihul

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI – Di bawah cahaya pagi yang teduh di Kecamatan Dolok Masihul, saf-saf jamaah memenuhi ruang utama Masjid Besar Jami, Minggu (22/2/2026).

Di antara mereka tampak Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan, khusyuk menunaikan Salat Tasbih bersama warga.

Kegiatan yang diinisiasi Badan Pembinaan Mualaf Indonesia (BPMI) Kabupaten Serdang Bedagai itu bukan sekadar ritual tahunan.

Ia telah menjadi ruang perjumpaan sosial—dilaksanakan bergilir di setiap kecamatan—sebagai ikhtiar merawat syiar dan pembinaan umat secara merata.

Usai salat, Darma Wijaya menegaskan makna kebersamaan yang hendak dibangun. Ramadan, menurut dia, bukan hanya momentum spiritual, melainkan juga sosial.

“Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Nada yang disampaikan kepala daerah itu tak berhenti pada seruan ukhuwah.

Di hadapan jamaah, ia memaparkan kebijakan pelayanan publik yang tengah dijalankan pemerintah kabupaten.

Di sektor kesehatan, warga kini disebut cukup membawa KTP untuk memperoleh layanan berobat di puskesmas maupun rumah sakit di wilayah Sergai.

Kebijakan ini, kata dia, dimaksudkan untuk memangkas hambatan administratif dan memperluas akses layanan dasar.

Di tengah keterbatasan fiskal akibat pengurangan anggaran dari pemerintah pusat, Darma memastikan roda pembangunan tetap bergerak.

Skala prioritas menjadi kunci. Selain infrastruktur jalan, perhatian diarahkan pada pembenahan irigasi—urat nadi pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi daerah.

“Irigasi yang baik akan berdampak langsung pada hasil pertanian masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Adlin Tambunan memilih menyoroti peran keluarga. Di era arus informasi yang kian deras, ia mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap pergaulan anak.

Kehadiran emosional, komunikasi terbuka, dan keteladanan sikap, menurutnya, tak kalah penting dari pemenuhan kebutuhan materi.

Ia juga menekankan urgensi pembekalan nilai-nilai agama sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *