Blitar Raya

Forkopimda Kota Blitar Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman Jelang Idul Fitri 2026

95
×

Forkopimda Kota Blitar Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman Jelang Idul Fitri 2026

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR – Forkopima Kota Blitar bersama Tim Satgas Pangan Polres Blitar Kota melakukan pemantauan langsung ketersediaan stok dan harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari raya.

Pemantauan tersebut dipimpin Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin bersama Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, serta diikuti Kepala Kejaksaan Negeri Blitar Romulus Haholongan dan sejumlah pejabat terkait.

Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kota Blitar.

Sejumlah lokasi menjadi sasaran pemantauan, di antaranya Pasar Tradisional Pasar Pon di Jalan RA Kartini, Agen Toko Bali Jaya di Jalan Kelud, serta Hyfresh Supermarket di Blitar Square.

Tim melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan barang di pasar tradisional hingga ritel modern.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan bahan pokok di Kota Blitar dalam kondisi aman.

Ia menegaskan tidak ditemukan adanya kelangkaan bahan pokok meskipun permintaan masyarakat mulai meningkat menjelang Idul Fitri.

Selain memastikan stok, tim juga mengecek kualitas dan harga bahan pokok di tingkat pedagang dan distributor.

Hasilnya, harga masih terpantau stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta Harga Acuan Pemerintah (HAP).

Beberapa komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, daging ayam, telur, dan bawang merah masih berada dalam kisaran harga wajar.

Melalui kegiatan ini, Forkopimda Kota Blitar berharap stabilitas pasokan dan harga bahan pokok dapat terus terjaga.

Pemantauan akan dilakukan secara berkala guna mencegah penimbunan dan permainan harga, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan Idul Fitri dengan aman, lancar, dan terjangkau.(didik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *