Advertorial

DPRD Kabupaten Blitar Dalami LKPJ Bupati 2025, Fraksi Sampaikan Catatan Kritis dan Apresiasi

224
×

DPRD Kabupaten Blitar Dalami LKPJ Bupati 2025, Fraksi Sampaikan Catatan Kritis dan Apresiasi

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR – DPRD Kabupaten Blitar mulai mendalami Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025 melalui agenda penyampaian pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna yang digelar di Graha DPRD Kabupaten Blitar, Selasa (31/3/2026).

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua II DPRD, Ratna Dewi Nirwana Sari, didampingi Wakil Ketua I, M. Rifa’i.

Turut hadir Rijanto bersama jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD, serta tamu undangan lainnya.

Selain mendengarkan pandangan umum fraksi, rapat paripurna juga diisi dengan pembacaan surat keputusan DPRD terkait susunan kepemimpinan dan keanggotaan panitia khusus (pansus) yang akan membahas LKPJ tersebut secara lebih mendalam.

Ratna Dewi Nirwana Sari menegaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya, yakni penyampaian LKPJ oleh Bupati Blitar yang telah dilakukan sehari sebelumnya.

“Melalui pandangan umum fraksi ini, DPRD mulai melakukan pendalaman terhadap LKPJ sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, pandangan umum disampaikan secara berurutan oleh juru bicara masing-masing fraksi, mulai dari Fraksi Gerakan Persatuan Demokrat (GPD), PAN, Golkar, PDIP, hingga PKB. Setiap fraksi menyampaikan evaluasi, catatan strategis, hingga rekomendasi untuk perbaikan kinerja pemerintah daerah.

Juru bicara Fraksi Gerakan Persatuan Demokrat, Angga, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Blitar sepanjang tahun 2025.

Ia menilai sejumlah program pembangunan berjalan efektif dan bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

“Kami mengapresiasi berbagai prestasi dan penghargaan yang diraih. Ini merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah,” ungkapnya.

Meski demikian, Angga juga menyoroti masih adanya persoalan di tengah masyarakat yang belum terselesaikan secara optimal.

Ia berharap hal tersebut menjadi perhatian serius dalam perencanaan dan pelaksanaan program ke depan.

Pandangan dari fraksi-fraksi lainnya pun turut memperkaya pembahasan, dengan beragam masukan konstruktif yang akan menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan lanjutan oleh panitia khusus DPRD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *