Blitar Raya

Menjelang Idul Adha, Polres Blitar Kota Awasi Ketat Distribusi BBM dan LPG

98
×

Menjelang Idul Adha, Polres Blitar Kota Awasi Ketat Distribusi BBM dan LPG

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR — Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Polres Blitar Kota melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok serta harga LPG dan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah titik, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Pidekter Sat Reskrim, Iptu Yuno Sukaito, S.IP, bersama anggota dan melibatkan instansi terkait, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar serta perwakilan Hiswana Migas Kediri.

Pengecekan dilakukan di beberapa lokasi strategis, antara lain SPBU Kebonrojo, Toko 19 di Jalan Dr. Wahidin, serta Hotel Puri Perdana di Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Dari hasil pemantauan di SPBU Kebonrojo, diketahui bahwa stok BBM bersubsidi dalam kondisi mencukupi.

Rinciannya, Pertalite tersedia sebanyak 22.000 liter dengan harga Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar sebanyak 10.000 liter dengan harga Rp6.800 per liter.

Sementara itu, pengecekan di Toko 19 yang merupakan pangkalan LPG 3 kilogram menunjukkan stok dalam kondisi kosong.

Meski demikian, distribusi dari agen PT Pandu Anugrah Inti berjalan lancar dengan pengiriman sekitar tiga kali dalam seminggu, masing-masing sekitar 100 tabung. Harga jual LPG 3 kilogram di lokasi tersebut tercatat sebesar Rp18.000 per tabung.

Petugas juga melakukan pengecekan di Cafe Kalapadi yang berada di Hotel Puri Perdana. Diketahui, kafe tersebut menggunakan LPG non-subsidi untuk operasional, yakni satu tabung LPG 50 kilogram dan dua tabung LPG 12 kilogram.

Secara umum, hasil pengecekan menunjukkan bahwa ketersediaan stok serta harga LPG dan BBM bersubsidi di wilayah hukum Polres Blitar Kota berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Selain itu, tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi maupun LPG 3 kilogram.

Polres Blitar Kota menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan guna memastikan distribusi energi bersubsidi tetap tepat sasaran serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.(didik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *