TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai- Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina melantik 54 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Pengambilan sumpah dan jabatan dilaksanakan di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Jumat (8/5/2026).
Dalam amanahnya, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, mengatakan pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur Aparatur Sipil Negara (ASN).
Di tengah tantangan kota yang terus berkembang, para pejabat baru diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam menerjemahkan visi-misi pemerintah menjadi aksi nyata.
Ia menegaskan bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan Pemko Tanjungbalai tidak bekerja dengan asumsi melainkan berdasarkan aturan yang jelas.
“Hari ini kita menyaksikan sebuah momentum penting dalam perjalanan birokrasi Kota Tanjungbalai. Pelantikan pejabat administrator dan pengawas bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ungkapnya.
Fadly kembali menegaskan beberapa hal penting yang menjadi perhatian Pertama, jabatan adalah amanah, bukan hadiah. Saudara-saudara dipilih karena kompetensi, loyalitas, dan dedikasi. Kedua, ASN di Tanjungbalai harus menjadi motor perubahan bukan sekadar pelaksana rutinitas, tetapi penggerak inovasi, disiplin, dan transparansi.
Lanjutnya lagi, ketiga, Pejabat administrator dan pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan berjalan efektif. saudara harus mampu menjadi teladan, membimbing bawahan, dan menjaga marwah birokrasi. Keempat, saya menekankan pentingnya anti-gratifikasi, anti-korupsi, dan pelayanan prima. Jangan pernah mengkhianati kepercayaan masyarakat.
“Tingkatkan pelayanan kepasa masyarakat bekerja secara profesional, adaptif dan berdedikasi sesuai dengan bidangnya,” ujarnya.
Wakil Wali Kota berpesan, Kota Tanjungbalai sedang bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Kita ingin birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi hasil. untuk itu, saya mengajak saudara-saudara bangun budaya kerja yang disiplin dan inovatif, jadilah pemimpin yang menginspirasi, bukan sekadar menginstruksi.












