TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI – Pondok Pesantren (Ponpes) Ma’rifatul Hikmah Kabupaten Serdang Bedagai kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Dalam kegiatan Wisuda Pelepasan Santri dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz yang digelar di Gedung H. Sawiyah, Kota Tebing Tinggi, Senin (1/6/2026), pesantren tersebut mencatat keberhasilan besar dengan mengantarkan mayoritas alumninya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Dari 16 santri yang mengikuti berbagai jalur seleksi perguruan tinggi, sebanyak 13 orang atau sekitar 82 persen dinyatakan lulus di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.
Selain itu, dua santri lainnya berhasil meraih kesempatan melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar, salah satu pusat pendidikan Islam tertua dan paling bergengsi di dunia.
Capaian tersebut menjadikan sekitar 82 persen alumni Madrasah Aliyah Ponpes Ma’rifatul Hikmah tahun ini berhasil menembus perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Tidak hanya unggul dalam bidang akademik, para santri juga menunjukkan prestasi luar biasa dalam bidang keagamaan.
Prosesi Wisuda Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz berlangsung penuh haru dan khidmat. Tangis bahagia para orang tua mengiringi langkah para wisudawan yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an secara sempurna.
Pembina Madrasah Aliyah Ponpes Ma’rifatul Hikmah, Abi Ardiansyah S.Bns., menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih para santri.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin belajar, serta keberkahan Al-Qur’an yang senantiasa dijaga dan diamalkan oleh para santri selama menempuh pendidikan di pesantren.
“Alhamdulillah, tahun ini 13 dari 16 santri kita berhasil diterima di berbagai PTN, ditambah dua santri yang lulus ke Al-Azhar Kairo. Ini merupakan nikmat besar yang patut disyukuri. Namun yang lebih membanggakan adalah mereka juga telah menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Semoga ilmu yang mereka miliki menjadi bekal untuk mengabdi kepada umat dan bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.












