TERITORIAL24.COM, NIAS SELATAN – Program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Nias Selatan.
Salah satu proyek strategis yang tengah dikerjakan adalah pembangunan jaringan pipanisasi air bersih di Desa Lolomoyo, Kecamatan Amandraya.
Memasuki awal Juni 2026, progres pembangunan fasilitas air bersih tersebut telah mencapai 55 persen. Personel Koramil 12/Teluk Dalam bersama warga setempat terus bergotong royong menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan agar akses air bersih dapat segera dinikmati masyarakat.
Pada Sabtu (6/6/2026), kegiatan difokuskan pada penggalian jalur pipa dan pembesian bak penampungan utama.
Infrastruktur ini menjadi bagian penting dari sistem distribusi air yang nantinya akan mengalirkan pasokan air bersih secara lebih mudah dan berkelanjutan ke permukiman warga.
Kehadiran jaringan pipanisasi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam memperoleh air bersih yang layak untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain meningkatkan kualitas hidup warga, program ini juga diyakini dapat mendukung kesehatan masyarakat dan mendorong kesejahteraan di kawasan pedesaan.
Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam percepatan pembangunan. Kolaborasi tersebut tidak hanya mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga memperkuat hubungan antara aparat dan warga dalam membangun daerah.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa program pipanisasi air bersih merupakan wujud nyata dukungan TNI AD terhadap pembangunan infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Melalui Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD yang diinisiasi Presiden Prabowo, kami berupaya membantu menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat. Keterlibatan warga dalam proses pembangunan ini juga mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Diharapkan fasilitas ini nantinya dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga Desa Lolomoyo,” ujarnya.












