TERITORIAL24.COM, Asahan- Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat serta Kepala Puskesmas (Kapus) di Asahan diminta serius dalam membina jajaran masing – masing serta memperkuat pengawasan terhadap pemerintahan di bawahnya.
Permintaan itu disampaikan Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP dalam sambutannya ketika membuka Rapat Kordinasi Pembangunan (Rakorpem) bulan Juni 2026 yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (23/06/2026).
“Keseriusan OPD, Camat dan Kapus tersebut, sejalan dengan program prioritas kita (Pemkab Asahan -red) , Asahan Clean Governance,” kata Rianto SH MAP dalam Rakorpem yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) bersama Asisten dan Staff Ahli Bupati serta OPD, Kabag, Camat dan Kapus itu.
Menurutnya, Rakorpem merupakan forum komunikasi strategis untuk memperoleh berbagai informasi penting dalam rangka menyinkronkan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan daerah dengan jajaran di bawahnya. Hal itu dalam rangka terbangunnya ruang kerjasama yang berjalan secara berkesinambungan, efektif dan searah.
Rianto mengungkapkan, mengingat Asahan telah masuk dalam tiga besar kandidat percontohan Kabupaten Anti Korupsi Tahun 2026 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI).
Untuk itu, dirinya meminta Inspektorat Kabupaten Asahan bersama seluruh pemangku kepentingan dapat terus berkoordinasi dalam mempersiapkan seluruh tahapan Pembangunan yang diperlukan.
Dikesempatan itu, Rianto juga menekankan tentang pentingnya penguatan kerukunan masyarakat melalui program Indeks Harmoni Indonesia (IHaI). Karena program yang terus diukur secara Nasional itu merupakan salah satu barometer keberhasilan Pemerintah Daerah dalam memajukan pembangunan di wilayahnya.
Sementara, Rakorpem itu tidak hanya diisi dengan forum diskusi dan tanya jawab, juga diisi dengan ekspos pembangunan dari masing – masing OPD. Diantara OPD yang menyampaikan ekspos dalam Rakorpem tersebut Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian Asahan.(gan).












