Daerah

Warga Nglutung Tulungagung Nantikan Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi, Pemdes Tegaskan Lokasi Bukan di Tengah Hutan

49
×

Warga Nglutung Tulungagung Nantikan Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi, Pemdes Tegaskan Lokasi Bukan di Tengah Hutan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, TULUNGAGUNG – Harapan besar disematkan warga Desa Nglutung, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, terhadap segera beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Kehadiran koperasi tersebut dinilai akan menjadi solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat perbelanjaan.

Selama ini, warga Desa Nglutung menghadapi kendala akses untuk mendapatkan kebutuhan sembako yang lengkap.

Letak desa yang berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kecamatan Sendang dan sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Tulungagung membuat warga harus mengeluarkan biaya dan waktu lebih untuk berbelanja.

Salah seorang warga, Srikan, mengatakan masyarakat sangat menantikan dibukanya KDMP. Menurutnya, keberadaan koperasi akan memberikan kemudahan sekaligus meringankan beban pengeluaran warga.

“Kami sangat berharap Koperasi Desa Merah Putih ini bisa segera dibuka. Selama ini kalau mau belanja kebutuhan pokok yang lengkap harus menempuh perjalanan jauh. Kalau koperasi ini sudah beroperasi, tentu warga sangat terbantu,” ujarnya.

Pemdes Bantah Isu Lokasi Koperasi di Tengah Hutan

Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, beredar informasi yang menyebut bangunan KDMP Desa Nglutung berada di lokasi terpencil atau di tengah hutan.

Pemerintah Desa Nglutung pun langsung meluruskan kabar tersebut.

Sekretaris Desa Nglutung, Mulyo, menegaskan informasi itu tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Ia memastikan bangunan koperasi berdiri di lokasi yang strategis dan mudah diakses masyarakat.

“Informasi yang menyebut bangunan koperasi berada di tengah hutan itu tidak benar. Faktanya, KDMP dibangun tepat di tepi jalan utama desa yang menghubungkan Desa Krosok, Desa Babadan, hingga akses menuju Kota Tulungagung. Lokasinya sangat strategis dan mudah dijangkau,” tegas Mulyo.

Menurutnya, posisi koperasi yang berada di jalur penghubung antardesa justru memiliki potensi besar untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan memperluas jangkauan pelayanan koperasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *