Religi

Hijrah Istri Shalihah: Kajian Ustadz Yanda di Sergai

153
×

Hijrah Istri Shalihah: Kajian Ustadz Yanda di Sergai

Sebarkan artikel ini

Momentum Tahun Baru Islam untuk Meningkatkan Ketaatan dan Memperbaiki Akhlak Mulia Keluarga

Ustadz Yanda Hardiyansah menegaskan Hijrah yang sesungguhnya adalah komitmen untuk mengubah kebiasaan yang kurang baik menuju ketaatan penuh kepada Allah SWT(Yd)

TERITORIAL24.COM,SERDANG BEDAGAI – Ustadz Yanda Hardiyansah, A.Md., S.Pd., mengisi kajian keagamaan dalam perwiridan ibu-ibu di Kampung Hilir, Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (25/6/2026).

Kajian mendalam tersebut mengangkat tema penting tentang esensi “Hijrahnya Istri yang Shalihah” dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 H.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Yanda Hardiyansah menegaskan bahwa hijrah bukan sekadar berpindah tempat secara fisik.

Hijrah yang sesungguhnya adalah komitmen untuk mengubah kebiasaan yang kurang baik menuju ketaatan penuh kepada Allah SWT.

Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa orang yang berhijrah adalah mereka yang meninggalkan segala larangan Allah.

Makna Hijrah bagi Istri Shalihah

Ustadz Yanda Hardiyansah memaparkan lima semangat utama hijrah yang harus tertanam dalam diri seorang istri shalihah.

Poin pertama dan paling mendasar adalah memperbaiki keimanan serta meningkatkan kualitas ibadah secara ikhlas, seperti menjaga shalat, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, dan berdzikir.

Selanjutnya, momentum Tahun Baru Islam 1448 hendaknya dijadikan sebagai landasan untuk menjadi pendamping yang taat kepada Allah dan suami.

Seorang istri shalihah diharapkan senantiasa mendukung keluarganya agar semakin dekat dengan ajaran agama serta menjaga akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Madrasah Pertama bagi Anak

Lebih lanjut, Ustadz Yanda menjelaskan bahwa menjaga lisan, menghindari ghibah, serta mendidik anak dengan nilai-nilai Islam merupakan wujud nyata hijrah.

Menurutnya, seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya, sehingga hijrahnya seorang istri akan membawa pengaruh besar bagi kebaikan generasi masa depan.

Kajian perwiridan di Serdang Bedagai tersebut ditutup dengan ajakan untuk memperbanyak amal shalih, seperti bersedekah dan menjalankan puasa sunnah.

Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama agar kaum wanita di Kampung Hilir senantiasa diberikan taufik untuk berhijrah menuju rida Allah SWT.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *