TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI – Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KADIN Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 di Pondok Bagelen, Jalan Deblod Sundoro, Kamis (25/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk menghadapi tantangan ekonomi daerah.
Menurut Wali Kota, Rakerda KADIN 2026 menjadi forum strategis untuk menyusun program kerja, memperkuat sinergi, dan merumuskan langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Rakerda merupakan forum penting untuk merumuskan program kerja, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberikan kemudahan berusaha, serta mendorong pengembangan sektor unggulan yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi.
KADIN Berperan Strategis Dorong Investasi
Dalam sambutannya, Wali Kota menyebut KADIN memiliki peran penting dalam mendorong investasi, membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing usaha, dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Karena itu, ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memanfaatkan teknologi digital, memperluas jaringan bisnis, serta mendukung pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Ia berharap Rakerda KADIN 2026 mampu menghasilkan berbagai rekomendasi dan gagasan yang dapat memberikan dampak nyata bagi kemajuan dunia usaha dan pembangunan Kota Tebing Tinggi.
“Mari kita perkuat semangat kebersamaan, kolaborasi, dan gotong royong untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Tantangan Ekonomi dan Peluang Pengembangan Daerah
Sementara itu, Ketua KADIN Sumatera Utara, Firsal Dida Mutyara, menyoroti kondisi ekonomi Kota Tebing Tinggi yang menurut data BPS mengalami penurunan perputaran uang sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.












