Tebing Tinggi - Batu Bara

Wali Kota Tebing Tinggi Buka Kampanye Germas ISPS 2026, Angka Stunting Turun Jadi 1,5 Persen

34
×

Wali Kota Tebing Tinggi Buka Kampanye Germas ISPS 2026, Angka Stunting Turun Jadi 1,5 Persen

Sebarkan artikel ini

Pemkot Tebing Tinggi mengintensifkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) 2026 sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga tren penurunan prevalensi stunting

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyampaikan sambutan sekaligus membuka Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 di Puskesmas Pembantu (Pustu) Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kamis (6/8/2026). Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi penurunan prevalensi stunting di Kota Tebing Tinggi serta mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan stunting.

TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI–Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, membuka Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 di Puskesmas Pembantu (Pustu) Persiakan, Jalan Pulau Sumbawa, Gang Madura, Kamis (6/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik dan Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi, Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian.

Pada kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Kota Tebing Tinggi menurunkan angka stunting secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data yang disampaikan, prevalensi stunting turun dari 2,1 persen pada 2023 menjadi 1,5 persen pada 2025.

«”Dari 2,1 persen pada tahun 2023 menjadi 1,5 persen pada tahun 2025, ini angka yang sangat signifikan, alhamdulillah. Ini tidak lepas dari doa dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian, serta seluruh stakeholder,” ujar Wali Kota.»

Menurutnya, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga yang sehat, mulai dari menjaga kesehatan ibu sebelum dan selama kehamilan, pemberian ASI eksklusif, pemenuhan gizi seimbang bagi balita, imunisasi lengkap, pemantauan pertumbuhan anak secara rutin, hingga penyediaan sanitasi yang layak.

“Seluruh upaya tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari implementasi Germas,” tegasnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam menggerakkan Germas dan pencegahan stunting hingga ke tingkat masyarakat.

«”Tolong hadir di tengah-tengah masyarakat, bersama kader Posyandu dilibatkan. Dengan memohon ridho dari Allah SWT, kegiatan ini saya buka secara resmi dan terbuka untuk umum,” pungkasnya.»

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, dr. Fitri Sari Saragih, melaporkan tren penurunan prevalensi stunting di Kota Tebing Tinggi yang terus menunjukkan perkembangan positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *