Ia mendorong KADIN daerah untuk aktif membantu pemerintah mengidentifikasi sektor usaha potensial yang dapat dikembangkan guna meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, Kota Tebing Tinggi memiliki posisi strategis untuk dikembangkan sebagai pusat logistik dan industri.
Selain itu, sektor jasa pendidikan, kesehatan, serta ekonomi syariah juga dinilai memiliki peluang besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Mari kita saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama,” ujarnya.
KADIN Tebing Tinggi Fokus Digitalisasi dan SDM
Ketua KADIN Kota Tebing Tinggi, Muhamad Iqbal, mengakui tantangan ekonomi lokal saat ini cukup kompleks, termasuk dampak penutupan sejumlah industri dan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sebagai langkah konkret, KADIN Kota Tebing Tinggi akan memperkuat pemahaman pelaku usaha terhadap digitalisasi, meningkatkan literasi keuangan, serta membangun kerja sama dengan berbagai mitra strategis guna meningkatkan kualitas SDM.
Selain itu, KADIN juga berencana menggelar program Car Free Night untuk mendorong daya tarik Kota Tebing Tinggi sebagai destinasi yang lebih hidup dan menarik bagi masyarakat maupun pengunjung.
Rakerda KADIN 2026 turut dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi, Polres Tebing Tinggi, sektor perbankan, MUI, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi.***












