TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI–Musyawarah Daerah (MUSYDA) VII Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Al-Washliyah (PD IPA) Kota Tebing Tinggi sukses diselenggarakan di Gedung Syawiyah Kota Tebing Tinggi sebagai forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah perjuangan dan estafet kepemimpinan untuk periode 2026–2028.
Pembukaan MUSYDA VII turut dihadiri oleh unsur Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tebing Tinggi, Ramadhan Barkah Pulungan. Hadir pula Ayahanda Pimpinan Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Tebing Tinggi, Fahmuddin Siregar, didampingi Sekretaris, Bendahara, serta Wakil Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kota Tebing Tinggi. Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Al-Washliyah Sumatera Utara, Ahmad Irham Tajhi, secara resmi membuka jalannya MUSYDA VII.
Rangkaian persidangan berlangsung dengan tertib, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan. Forum membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, merumuskan rekomendasi organisasi, serta menetapkan arah kebijakan PD IPA Kota Tebing Tinggi untuk dua tahun ke depan.
Melalui mekanisme persidangan yang telah diatur dalam tata tertib MUSYDA, forum akhirnya menetapkan Ahmad Faiz Rantisi sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Al-Washliyah Kota Tebing Tinggi periode 2026–2028. Keputusan tersebut menjadi amanah baru untuk melanjutkan perjuangan organisasi sekaligus memperkuat kaderisasi di lingkungan Al-Washliyah.
Dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai ketua umum, Ahmad Faiz Rantisi menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh kader. Ia mengajak seluruh keluarga besar PD IPA Kota Tebing Tinggi untuk mengakhiri dinamika kontestasi dan kembali bersatu membangun organisasi yang lebih progresif, kolaboratif, serta mampu menjawab tantangan generasi pelajar saat ini.
Melalui kepemimpinan yang baru, PD Ikatan Pelajar Al-Washliyah Kota Tebing Tinggi diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai organisasi kader yang konsisten mencetak generasi muda Islam yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan umat, bangsa, dan daerah.***












