Asahan - Tanjungbalai

Nuntut Pembangunan Jalan, Warga 4 Desa Geruduk Kantor Bupati Asahan

79
×

Nuntut Pembangunan Jalan, Warga 4 Desa Geruduk Kantor Bupati Asahan

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi didampingi Wakil Bupati Rianto SH MAP menemui warga dari 4 Desa, Kecamatan Bandar Pulau dalam aksi unjuk rasa menuntut pembangunan ruas jalan di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (06/07/2026).(gan).

TERITORIAL24.COM, Asahan- Ratusan warga dari 4 Desa di Kecamatan Bandar Pulau menggeruduk Kantor Bupati Asahan, Senin (06/07/2026). Mereka mendesak Pemkab Asahan agar segera membangun ruas jalan penghubung desa mereka yang sejak Indonesia Merdeka minim pembangunan.

“Kami minta Pemkab Asahan segera membangun ruas jalan penghubung Desa Padang Pulau dengan Desa Gajah Sakti, Buntu Maraja dan Desa Gunung Berkat.Karena sejak Indonesia Merdeka ruas jalan tersebut sulit dilalui dikarenakan minim pembangunan,” ujar Putra Manurung, Kordinator Aksi warga 4 Desa tersebut dalam orasinya di Halaman Kantor Bupati Asahan.

Menurutnya, aksi unjuk rasa tersebut terdorong rasa tidak puas dengan sikap Pemkab Asahan yang terkesan sengaja menganak tirikan Desa mereka dalam pembagian kado pembangunan. Sejak Indonesia Merdeka hingga saat ini, tidak satupun ruas jalan penghubung menuju desa mereka masing – masing Desa Padang Pulau dengan Desa Gajah Sakti dan Buntu Maraja serta Desa Gunung Berkat dapat dilalui dengan nyaman.

Hampir secara keseluruhan sulit dilalui dikarenakan rusak parah. Sedang pembangunan yang kerap dilontar Pemkab Asahan maupun para politisi disetiap jelang pelaksaan Pemilihan Umum (Pemilu) legislative atau kepala daerah sama sekali tidak pernah jelas dan terkesan hanya sebatas “pepesan” kosong. Kalaupun ada pembangunan, terkesan timbang tidak, dikarenakan mini sangat minim.

Untuk itu, Putra Manurung mendesak agar Pemkab Asahan segera membangun ruas jalan penghubung ke – 4 desa tersebut, dengan jalan aspal.

Kalaupun tidak dapat dilakukan sekaligus, proses pembangunan jalan itu dapat dilakukan bertahap dengan target minimal 1 kilometer setiap tahun, dengan tetap mengalokasikan anggarannya dalam APBD Asahan.

Selain itu juga mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Asahan segera melakukan survei lapangan, menetapkan jadwal pembangunan, serta memasukkan program pengaspalan jalan tersebut ke dalam skala prioritas APBD.

Karena Pembangunan ruas jalan itu sangat dibutuhkan demi kenyamanan dan keselamatan warga dan meningkatkan perekonomian serta mengakhiri ketertinggalan pembangunan yang dirasakan selama puluhan tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *