TERITORIAL24.COM, MEDAN — Polda Sumatera Utara mengerahkan 786 personel untuk mengamankan dan mengatur antrean kendaraan di 325 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mengantisipasi kemacetan akibat meningkatnya antrean kendaraan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan personel kepolisian tidak hanya membantu pengamanan distribusi BBM, tetapi juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU.
“Selain membantu proses distribusi BBM, personel kami mulai dari Polda, Polres hingga Polsek juga fokus melakukan pengaturan antrean kendaraan di SPBU,” kata Ferry, Kamis (16/7/2026).
Kepala Biro Operasi Polda Sumut Kombes Pol. Dwi Tunggal Jaladri mengatakan sebanyak 786 personel ditempatkan secara bergantian selama 24 jam di SPBU yang mengalami kepadatan antrean.
Penugasan dilakukan untuk menjaga keamanan, mengatur arus lalu lintas, serta memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh BBM secara tertib.
Menurut Dwi, kehadiran personel kepolisian juga ditujukan untuk mencegah antrean kendaraan meluas hingga ke badan jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
“Personel kami ditempatkan di SPBU yang mengalami antrean agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan tertib dan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kemacetan sempat terjadi di sejumlah SPBU pada Selasa (14/7) malam seiring meningkatnya antrean kendaraan. Kondisi tersebut, menurut dia, berangsur membaik setelah kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas dan pengamanan di lokasi.
Selain menempatkan personel di SPBU, Polda Sumut juga menyiapkan pengawalan bagi kendaraan tangki pengangkut BBM apabila diminta oleh Pertamina maupun pengelola SPBU. Pengawalan akan dilakukan hingga proses distribusi kembali berjalan normal.
Ferry mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, stok BBM di Sumatera Utara masih mencukupi, sedangkan kendala yang terjadi dalam beberapa hari terakhir berkaitan dengan proses distribusi.












