Kota Medan

SMSI Kota Medan Sambangi PLN, Bahas Keandalan Listrik dan Edukasi Publik

106
×

SMSI Kota Medan Sambangi PLN, Bahas Keandalan Listrik dan Edukasi Publik

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Medan memperkuat sinergi dengan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan melalui audiensi yang digelar di Kantor PLN UP3 Medan, Jalan Listrik, Jumat (17/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat kemitraan sekaligus membahas kondisi sistem kelistrikan pascablackout serta pentingnya komunikasi publik yang akurat.

Rombongan SMSI Kota Medan dipimpin Ketua Irwan Manalu, didampingi Sekretaris Pran Hasibuan, Bendahara Zulfahmi, Kabid Pendidikan Mega Sihombing, Kabid Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Agung Panca Citra, serta Mei Leanda.

Kedatangan pengurus SMSI disambut Manager PLN UP3 Medan Hariadi Poel bersama Bagian Umum Lasson Padang.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dengan pembahasan yang berfokus pada pelayanan kelistrikan, kondisi pasokan listrik terkini, dan peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Hariadi Poel memastikan pasokan listrik di Kota Medan dan sekitarnya berangsur pulih setelah gangguan blackout yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, PLN terus melakukan evaluasi menyeluruh dan penguatan sistem guna meningkatkan keandalan jaringan serta meminimalkan potensi gangguan di masa mendatang.

“Kondisi listrik saat ini sudah mulai membaik pasca-blackout. Kami terus berupaya meningkatkan keandalan sistem agar pelayanan kepada pelanggan semakin baik,” ujar Hariadi.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan menjadi komitmen PLN. Upaya tersebut diwujudkan melalui pemeliharaan jaringan secara berkala dan penguatan infrastruktur kelistrikan demi menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan.

Sementara itu, Ketua SMSI Kota Medan Irwan Manalu menilai media siber memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara penyelenggara layanan publik dan masyarakat.

Karena itu, komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan dinilai penting agar informasi mengenai pelayanan kelistrikan dapat diterima publik secara utuh, akurat, dan berimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *