Kota Medan

Kanit Samapta Polsek Sunggal Ajak Pelajar Yaspend Mulia Tolak Geng Motor, Tawuran, dan Narkoba

100
×

Kanit Samapta Polsek Sunggal Ajak Pelajar Yaspend Mulia Tolak Geng Motor, Tawuran, dan Narkoba

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Kanit Samapta Polsek Sunggal, Iptu Nizar Nasution, menjadi pembina upacara bendera di Yayasan Pendidikan (Yaspend) Mulia, Jalan Kenanga Sari No. 33, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Senin (3/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Iptu Nizar didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Sunggal, Aipda Eka. Upacara diikuti kepala sekolah, para guru, staf, serta seluruh siswa dan siswi Yaspend Mulia.

Momentum upacara dimanfaatkan Polri untuk memberikan pembinaan dan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga disiplin, keamanan, dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Dalam amanatnya, Iptu Nizar mengajak para siswa untuk mematuhi seluruh tata tertib sekolah sebagai bekal membentuk karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak membawa kendaraan ke sekolah apabila belum memenuhi persyaratan sesuai aturan yang berlaku, serta tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Selain itu, Iptu Nizar menegaskan pentingnya menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti aksi geng motor, tawuran antar pelajar, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Jauhi tawuran, geng motor, dan narkoba karena hal tersebut hanya akan merugikan masa depan kalian,” pesannya di hadapan para peserta upacara.

Tak hanya itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya perundungan (bullying) dan kekerasan seksual di lingkungan sekolah.

Mereka diimbau untuk saling menghormati, menjaga etika pergaulan, serta menghargai batasan dalam berinteraksi dengan sesama.

 

Bijak Bermedia Sosial

 

Menghadapi perkembangan teknologi informasi, Iptu Nizar juga mengingatkan para pelajar agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Ia meminta siswa memanfaatkan media sosial untuk kegiatan positif, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menghindari penyebaran konten yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Menurutnya, pembinaan sejak dini menjadi langkah penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *