Asahan - Tanjungbalai

Bupati Asahan Lakukan Tanam Perdana Program PSR Kemitraan Dan Intercropping Padi Gogo

12
×

Bupati Asahan Lakukan Tanam Perdana Program PSR Kemitraan Dan Intercropping Padi Gogo

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi didampingi Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV Arya Sandhiyudha ketika melaksanakan penanaman perdana program PSR pola kemitraan dan intercropping padi gogo di areal Kelompok Tani Desa Gotting, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.Senin (31/08/2026). (gan).

TERITORIAL24.COM, Asahan–Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi melakukan penanaman perdana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) pola kemitraan dan Intercropping Padi Gogo. Pelaksanaan program PSR dan intercropping padi gogo yang dimotori PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV itu digelar di areal Kelompok Tani Desa Gotting, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Senin (31/08/2026).

“Kehadiran program PSR pola kemitraan dan padi gogo ini patut kita syukuri, karena dapat menjadi pendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Asahan,” cetus Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi dalam sambutannya di acara yang dihadiri Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Dandim 0208 Asahan, Kapolres Asahan, Region Head Regional I, General Manager Grup Kebun Asahan, pimpinan OPD, Camat Bandar Pasir Mandoge dan Kepala Desa serta pengurus dan anggota Koperasi Produsen Petani Kelapa Sawit Kesepakatan itu.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Taufik juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PTPN IV yang telah membangun kerja sama kemitraan yang baik dengan Kelompok Tani Desa Gotting Sodadi dan Koperasi Produsen Petani Kelapa Sawit Kesepakatan Bandar Pasir Mandoge. Karena program pertanian lewat PSR pola kemitraan dan intercropping padi gogo yang dilaksanakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Asahan.

Taufik menambahkan, program tersebut juga merupakan bagian dari program nasional. Karena sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Taufik mengharapkan, pelaksanaan program PSR dan intercropping padi gogo itu dapat berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat baik di wilayah Kecamatan Bandar Pasir Mandoge maupun Asahan.

Sebelumnya, Ketua Koperasi Produsen Petani Kelapa Sawit Kesepakatan Bandar Pasir Mandoge Saripuddin Sirait dalam sambutannya dikesampatan yang sama mengatakan, program program PSR dan intercropping padi gogo itu diikuti sebanyak 181 petani peserta koperasi. Peremajaan sawit tersebut dikarenakan tanaman sawit miliki petani telah berusia mencapai 40 tahun. Sehingga sudah waktunya dilakukan penanaman kembali (replanting) untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *