MEDAN|TERITORIAL24.COM -Keluhan warga Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, terkait akses air bersih mendapat perhatian Ketua Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara, Usman Jakfar.
Saat menggelar sosialisasi peraturan daerah (Sosper) di Jalan Antariksa, Sari Rejo, Sabtu (12/9/2026), Usman menerima aspirasi warga yang masih menunggu pemasangan sambungan air bersih.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan bahwa sejumlah permohonan pemasangan sambungan air bersih telah diajukan melalui kantor pemasaran Perumda Tirtanadi untuk wilayah Lingkungan 3 dan Lingkungan 4.
Menurut keterangan warga yang disampaikan kepada Usman, terdapat sekitar 20 pemohon yang hingga kini masih menantikan tindak lanjut pemasangan layanan air bersih.
Mendengar keluhan tersebut, Usman langsung menghubungi pihak Perumda Tirtanadi melalui sambungan telepon. Ia menyampaikan kondisi warga sekaligus meminta agar permohonan yang telah diajukan mendapat perhatian.
“Ini saya berada dengan masyarakat Sari Rejo. Banyak masyarakat kita yang belum mendapatkan air bersih. Ada beberapa permohonan yang sudah masuk ke kantor pemasaran di daerah Lingkungan 3 dan 4, ada sekitar 20 pemohon. Tolong segera dipasang,” ujar Usman.
Tirtanadi Buka Jalur Komunikasi
Pihak Perumda Tirtanadi yang diwakili Nurlin merespons penyampaian tersebut dengan meminta agar nomor kontaknya diberikan kepada salah seorang warga sebagai perwakilan.
“Pak Prof, bisa tolong kasih nomor saya ke salah satu masyarakat di sana untuk perwakilan, nanti biar kami komunikasi,” ujar Nurlin.
Respons tersebut membuka ruang komunikasi langsung antara warga dan pihak Tirtanadi untuk membahas permohonan pemasangan sambungan air bersih yang telah disampaikan masyarakat.
Langkah ini menjadi awal komunikasi lebih lanjut agar aspirasi warga dapat diteruskan kepada pihak yang berwenang di Perumda Tirtanadi.
Usman mengatakan, persoalan yang ditemui ketika turun langsung ke tengah masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan tidak semata-mata berbicara mengenai program dan angka, tetapi juga mengenai manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.












