Deli Serdang - Serdang Bedagai

300 Petani dan Perempuan Tani Sergai Ikuti Edukasi Pertanian Berkelanjutan dan Gizi Keluarga

48
×

300 Petani dan Perempuan Tani Sergai Ikuti Edukasi Pertanian Berkelanjutan dan Gizi Keluarga

Sebarkan artikel ini

SERDANG BEDAGAI I TERITORIAL24.COM – Lebih dari 300 petani dan perempuan tani dari tiga desa di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengikuti Nutrition & Stewardship Day 2026 yang digelar HarvestPlus Solutions (HPS) Indonesia bersama CropLife Indonesia di R-Zoo & Park, Bengabing, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (14/10/2026).

 

Kegiatan bertema Dari Sawah ke Meja Makan ini menggabungkan edukasi pertanian berkelanjutan, penggunaan pestisida secara aman dan bertanggung jawab, serta penerapan gizi seimbang dalam keluarga.

 

Para peserta berasal dari Desa Melati II, Pematang Sijonam, dan Pematang Setrak. Ketiga desa tersebut merupakan lokasi Sekolah Lapang Petani dalam Program Sustainable Pesticide Management Framework (SPMF).

 

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sergai H. Adlin Tambunan, Tun Dr. Rahmat Shah, Sulaiman Ginting, jajaran pemerintah daerah, serta para penyuluh pertanian.

 

Dalam sambutannya, Adlin Tambunan menyampaikan bahwa Sergai memiliki potensi besar dalam produksi padi yang perlu terus dikembangkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, penyuluh pertanian, dan petani untuk meningkatkan produktivitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

 

Sementara itu, Tun Dr. Rahmat Shah mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap gizi keluarga dan pelestarian lingkungan.

 

Menurutnya, pertanian berkelanjutan tidak hanya menghasilkan pangan yang cukup, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat dan menjaga sumber daya alam bagi generasi mendatang.

 

Kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan lomba memasak sehat antarkelompok perempuan tani dan lomba cerdas cermat pertanian bagi para petani.

 

Selain menjadi sarana edukasi, berbagai perlombaan itu mendorong peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti Sekolah Lapang Petani.

 

Melalui Program SPMF, HPS Indonesia dan CropLife Indonesia terus mendorong peningkatan kapasitas petani dalam menerapkan praktik budidaya yang baik, perlindungan tanaman yang tepat, serta pengelolaan pestisida secara aman dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *