Religi

Bukan Sekadar Musibah, Kebakaran Israel Jadi Isyarat Langit?

583
×

Bukan Sekadar Musibah, Kebakaran Israel Jadi Isyarat Langit?

Sebarkan artikel ini
Ustadz Muslim Istiqomah SE, SSQ, C.TP, menyampaikan pandangan tajam terkait musibah di Israel(foto: teritorial24/@SoftWarNews)

TERITORIAL24.COM,Serdang Bedagai- Peristiwa kebakaran hebat yang melanda wilayah Israel baru-baru ini mengundang sorotan dunia.

Tak sedikit netizen dari berbagai belahan dunia menanggapi insiden di Israel tersebut dengan komentar bernada apresiasi, bahkan menganggapnya sebagai bentuk keadilan atas kezaliman yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina.

Dalam khutbah Jumat yang disampaikan pada 24 April 2026 di Masjid Al Ihsan, Desa Payah Pasir, Kabupaten Serdang Bedagai, Ustadz Muslim Istiqomah SE, SSQ, C.TP, menyampaikan pandangan tajam terkait musibah di Israel tersebut.

Menurutnya, kebakaran besar di Israel bukan hanya peristiwa biasa, melainkan bisa menjadi “isyarat langit” atas kezaliman yang telah berlangsung lama.

“Sebenarnya sangat mudah bagi Allah untuk menghancurkan Israel dalam sekejap. Tapi Allah ingin melihat bagaimana sikap kita sebagai umat yang mengaku beriman.”

” Apakah kita peduli atau hanya diam menyaksikan kezaliman terhadap saudara-saudara kita di Palestina?” ujar Ustadz Muslim dengan suara lantang.

Dalam khutbahnya, Ustadz Muslim mengutip perbincangan antara Ustadz Abdul Somad dengan gurunya di Al-Azhar, Mesir, yakni Syekh Muhammad Jibril.

Saat itu, UAS bertanya, mengapa Allah tidak memusnahkan Israel seperti halnya kaum Tsamud, ‘Ad, dan Firaun.

Syekh Muhammad Jibril menjawab, “Wahai anakku, jika Israel Allah musnahkan, lalu engkau masuk surga pakai apa?”

Jawaban itu, menurut Ustadz Muslim, menjadi tamparan keras bagi umat Islam untuk tidak tinggal diam.

Keberadaan Israel yang terus melakukan agresi merupakan ujian nyata keimanan umat Islam, sekaligus peluang besar untuk meraih surga jika mengambil peran dalam perjuangan membela Palestina.

“Bangsa Israel itu telah dijelaskan dalam Al-Qur’an sejak ribuan tahun lalu sebagai bangsa perusak, pembunuh para nabi, dan penuh kedurhakaan. Hari ini kita saksikan kebenaran itu dengan nyata,” tegasnya.

Ia lalu mengajak umat Islam untuk merenungkan firman Allah dalam Surah As-Shaff ayat 10–12 yang menawarkan “perniagaan” penyelamat dari azab pedih, yakni dengan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *