“Keberadaan Israel adalah wasilah bagi kita untuk meraih maghfirah Allah, jika kita mengambil kesempatan ini untuk berjuang, membantu, dan membela Palestina,”Ujarnya.
Sebagai penutup khutbah, Ustadz Muslim menekankan pentingnya menerapkan prinsip Al-Wala’ wal Bara’, yaitu mencintai kaum beriman dan membenci kezaliman.
Ia mengajak jamaah menjadikan momen ini sebagai panggilan iman untuk bangkit dan berjihad, baik dengan doa, harta, maupun tenaga.
“Mari jadikan musibah kebakaran ini bukan sekadar tontonan, tapi sebagai momentum kebangkitan iman. Jangan sampai kita diam, karena diam sama dengan mendukung kezaliman,” pungkasnya.***












