TERITORIAL24.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, melantik dua pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada Jumat, 9 Mei 2025.
Prosesi pelantikan berlangsung di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, dengan suasana yang sarat pesan moral dan etika birokrasi.
Pejabat yang dilantik adalah Chusnul Fanany Sitorus sebagai Kepala Biro Umum dan Chandra Dalimunthe sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Sumut. Dalam sambutannya, Bobby menekankan pentingnya kerja kolektif dan menutup rapat celah praktik korupsi serta pungutan liar di tubuh pemerintahan.
“Saya minta tolong, jangan ada lagi kegiatan yang menguntungkan diri sendiri, kelompok sendiri, apalagi dari sisi ekonomi. Jangan ada lagi korupsi, pungli, main sana sini,” tegas Bobby dalam amanatnya.
Ia menyoroti masih kuatnya citra negatif terhadap Sumatera Utara sebagai daerah yang kerap dikaitkan dengan praktik korupsi. Menurutnya, perubahan harus dimulai dari internal birokrasi, terutama pejabat struktural yang diberi amanah.
Bobby juga mengingatkan pentingnya memahami visi-misi pembangunan nasional, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, serta menyelaraskannya dengan prioritas daerah.
Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat sinergi lintas institusi.
“Tidak ada Gubernur hebat, tidak ada Wakil Gubernur hebat, tidak ada Sekda hebat, apalagi pimpinan OPD hebat jika tidak saling mendukung,” katanya.
Pelantikan ini juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemprov Sumut, termasuk Pj Sekdaprov Effendy Pohan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Basarin Tanjung, Inspektur Daerah Sulaiman Harahap, dan Kasatpol PP Mahfullah P. Daulay.
Dalam penutupannya, Bobby berharap jabatan yang diemban Chusnul dan Chandra dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jabatan ini bukan tempat mencari uang, tetapi tempat untuk bekerja dan mengabdi,” ujarnya.(Anggi)












