Asahan - Tanjungbalai

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Upacara Penutupan TMMD ke-124 Tahun 2025

371
×

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Upacara Penutupan TMMD ke-124 Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Upacara Penutupan TMMD ke-124 Tahun 2025. (Ist/ham)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai-Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menghadiri dan ikuti upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025.

Upacara yang ditutup secara resmi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Lapangan Ramabate Rata Raya Kisaran, Kabupaten Asahan, Rabu (4/6/2025).

Penutupan kegiatan ditandai dengan pembacaan laporan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0208/Asahan, Letkol Inf Muhammad Bassarewan, yang menyampaikan bahwa seluruh sasaran TMMD, baik fisik maupun nonfisik, telah tuntas 100 persen.

Acara penutupan ditandai dengan penandatanganan berita acara dan pelepasan tanda peserta, sebagai simbol berakhirnya pengabdian lintas sektoral yang telah berlangsung selama satu bulan.

Dalam sambutannya, Jenderal Maruli menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk kehadiran negara melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk membangun dari pelosok desa.

“Dalam satu triwulan, kita laksanakan 50 kegiatan TMMD di seluruh Indonesia. Saya berharap, kegiatan ini terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi rakyat,” ujar Kasad.

Ia meyakini bahwa kolaborasi antara Forkopimda, TNI, Polri, dan masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan, meski pembangunan yang dilakukan tidak selalu berskala besar.

“Mungkin dari segi pembangunan tidak terlihat megah, tetapi bagi warga desa, ini adalah sesuatu yang sangat berarti,” tambahnya.

Jenderal Maruli juga menyebutkan bahwa selain TMMD, TNI AD saat ini tengah menjalankan program Manunggal Air. Yakni, program penyediaan air bersih di berbagai daerah. Setiap lokasi TMMD ditargetkan minimal memiliki 50 titik sumber air bersih.

Untuk diketahui, program TMMD ke-124 yang berlangsung sejak 6 Mei hingga 4 Juni 2025 telah menghasilkan berbagai capaian konkret.

Di antaranya pengecoran jalan sepanjang 1.210 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 13 sentimeter, pembuatan 5 unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga kurang mampu, perbaikan Mushola Nurul Amin dan pembangunan fasilitas MCK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *