Tebing Tinggi - Batu Bara

Majelis Taklim FPI Tebing Tinggi Berduka: Ustadz Yahya Waloni Wafat saat Khutbah I

321
×

Majelis Taklim FPI Tebing Tinggi Berduka: Ustadz Yahya Waloni Wafat saat Khutbah I

Sebarkan artikel ini
Majelis Taklim FPI Kota Tebing Tinggi(Istimewa/Sarifudin Sinaga)

TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI-Majelis Taklim FPI Kota Tebing Tinggi mengumumkan kabar duka mendalam atas berpulangnya Ustadz H. Yahya Waloni.

Pendakwah nasional itu wafat pada Jumat, 10 Dzulhijjah 1446 H, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, saat sedang menjadi khatib di Masjid Darul Falah, Blok M – Minasa Upa, Makassar.

Ustadz Muslim Istiqomah, Ketua Majelis Taklim FPI Kota Tebing Tinggi, menyampaikan belasungkawa dan dukacita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum.

“Kami sangat kehilangan sosok Ustadz Yahya Waloni yang tak pernah lelah berjuang menyampaikan risalah agama Allah,” ujar Ustadz Muslim dengan nada prihatin,Sabtu(7/6/2025).

Menurut kronologi yang diterima langsung oleh Majelis Taklim FPI Kota Tebing Tinggi, Ustadz Yahya Waloni sempat menyampaikan khutbah pertama dengan lancar dan tanpa keluhan.

Namun, saat memulai khutbah kedua dan baru mengucapkan sepatah kata, beliau tiba-tiba lemas dan roboh.

Meskipun segera dilarikan ke RS Bahagia, nyawa beliau tidak dapat diselamatkan.

Ustadz Muslim Istiqomah menyoroti momen wafatnya Ustadz Yahya Waloni yang terjadi di atas mimbar saat menunaikan tugas suci.

“Allah Subhānahu wa Ta‘ālā lebih mencintai beliau. Beliau wafat dalam keadaan mulia, di atas mimbar, saat berjuang menyampaikan risalah agama Allah Swt,” tegasnya.”

*Lebih lanjut, Ustadz Muslim menambahkan, “Wajah beliau tampak tersenyum jelas sebagai tanda husnul khotimah.”

Dalam suasana duka, Majelis Taklim FPI Kota Tebing Tinggi yang dipimpin oleh Ustadz Muslim Istiqomah memanjatkan doa terbaik bagi almarhum.

“Semoga Allah Subhānahu wa Ta‘ālā merahmati hidup dan wafat beliau, mengampuni segala khilaf beliau.”

“Menjadikan seluruh amal beliau sebagai pemberat kebaikan, dan menempatkan beliau di surga tertinggi bersama para nabi, shiddiqin, syuhada, dan shalihin. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin,” doa Ustadz Muslim.

Ustadz Muslim Istiqomah juga menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *