TERITORIAL24.COM, MEDAN — Ribuan warga Kota Medan memadati kawasan Kesawan pada Sabtu malam, 28 Juni 2025, untuk menikmati suasana Car Free Night (CFN) yang digagas Pemerintah Kota Medan.
Meski diguyur hujan, antusiasme masyarakat tetap tinggi mengikuti berbagai pertunjukan seni dan menikmati ragam kuliner dari pelaku UMKM lokal.
Car Free Night resmi diluncurkan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, sebagai ruang alternatif publik yang menggabungkan hiburan, kuliner, dan promosi ekonomi kreatif dalam satu kawasan terbuka.
Kegiatan tersebut menampilkan berbagai atraksi seni seperti beatbox, dance battle, musik hiphop, hingga pertunjukan band.
“Ini inovasi bagus. Bisa jadi ruang bagi anak muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus tempat kumpul-kumpul yang menyenangkan,” kata Atika, salah seorang pengunjung, kepada wartawan.
Tak hanya pengunjung, para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam CFN juga menyambut positif kegiatan ini.
Habib Riziq, penjual kopi di area Kesawan, mengaku omzet dagangannya meningkat drastis. “Baru buka beberapa jam sudah dapat lima ratus ribu rupiah,” ujarnya.
Senada dengan Habib, Novi, pedagang mie sop, juga merasa terbantu dengan adanya CFN.
Ia menyebut Pemko Medan memberikan tempat secara gratis, yang menurutnya sangat meringankan pelaku usaha kecil.
“Selain promosi, ini juga peluang untuk meningkatkan penghasilan. Kami sangat terbantu,” kata Novi.
Wali Kota Medan, Rico Waas, dalam sambutannya menyebut CFN diharapkan menjadi agenda rutin setiap akhir pekan yang tak hanya menghidupkan ruang kota, tapi juga mendorong geliat ekonomi dan ekspresi budaya.
Kawasan Kesawan yang dikenal sebagai pusat heritage dan sejarah Medan kini disulap menjadi ruang publik malam hari tanpa kendaraan.
Pemko Medan memastikan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan pengamanan dan pengelolaan lalu lintas yang tertib.
“Kami ingin CFN jadi ruang bersama, tempat warga menikmati akhir pekan tanpa hiruk pikuk kendaraan, sambil mendukung UMKM dan seniman lokal,” cetus Rico.(Akbar)












