TERITORIAL24.COM, MEDAN —
Rapat finalisasi Badan Anggaran DPRD Kota Medan terkait Laporan Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024 memunculkan dinamika tajam.
Ketegangan mencuat ketika hasil pembahasan terhadap laporan dari sejumlah OPD dinilai tidak sesuai ekspektasi, meski Pemko Medan sebelumnya mengklaim APBD tahun 2024 mengalami surplus signifikan.
Dalam rapat yang digelar hingga pukul 22.30 WIB, Senin malam (30/6), sejumlah anggota DPRD mempertanyakan kejanggalan antara realisasi surplus sebesar Rp326,46 miliar yang dilaporkan pada Oktober 2024, dengan kondisi laporan pertanggungjawaban yang dinilai rendah dan minim dalam berbagai pos belanja.
Merespons hal tersebut, muncul usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Aset Pemko Medan.
Usulan itu mengemuka dari Wakil Ketua DPRD Medan dari Fraksi PKS, Rajudin Sagala, yang menyebut pentingnya mengurai lebih dalam pengelolaan aset dan distribusi anggaran daerah.
“Ini baru usulan. Kita lihat besok di rapat paripurna, apakah akan dibentuk secara resmi,” ujar Rajudin usai rapat, seraya mempertanyakan aliran dana yang tak tergambar jelas dalam laporan OPD, padahal APBD disebut surplus.
Rajudin juga menyebut kemungkinan adanya faktor efisiensi dan pembayaran utang yang menyebabkan ketidaksesuaian dalam laporan. Namun, ia tidak memerinci jenis utang yang dimaksud.
Ia menambahkan bahwa sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap OPD sudah ditindaklanjuti dengan pengembalian ke kas daerah.
“Sudah dikembalikan ke kas Pemko Medan,” tegasnya.
Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, juga menanggapi wacana pembentukan pansus.
Ia menyebutkan bahwa rapat masih belum menghasilkan kesimpulan final.
“Rapat belum putus. Besok di paripurna baru kita tahu hasilnya,” ujarnya singkat.
Sementara itu, kritik senada juga datang dari Fraksi Partai NasDem. Dr. Faisal Arbie, anggota DPRD dari NasDem, menyatakan bahwa laporan keuangan yang disampaikan OPD terkesan janggal.
Ia menilai angka silpa terlalu besar dan tidak masuk akal jika dibandingkan dengan angka surplus yang pernah diumumkan.












