Asahan - Tanjungbalai

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Wali Kota Tanjungbalai Sidak Pasar Suprapto

118
×

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Wali Kota Tanjungbalai Sidak Pasar Suprapto

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Wali Kota Tanjungbalai Sidak Pasar Suprapto. (Ham/ist)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai – Menjelang Bulan Suci Ramadan, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina bersama jajaran Forkopimda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional guna mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok.

Sidak dilakukan di Pasar Suprapto, Senin (9/2/2026), yang merupakan pasar tradisional terbesar di Kota Tanjungbalai. Dari hasil pemantauan, Wali Kota mendapati sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga.

Harga cabai merah biasa tercatat naik dari Rp38.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram. Daging ayam bersih juga mengalami kenaikan dari Rp42.000 per kilogram menjadi Rp45.000 per kilogram. Bawang merah naik tipis, sementara tomat mengalami kenaikan cukup signifikan dari kisaran Rp8.000 per kilogram menjadi Rp15.000 per kilogram.

Selain itu, minyak goreng curah naik dari Rp18.000 menjadi Rp19.000 per kilogram. Minyak Kita juga mengalami kenaikan Rp1.000 menjadi Rp18.000 per kilogram. Gula pasir naik Rp1.000 per kilogram, sedangkan telur ayam berada di kisaran Rp28.800 per kilogram atau sekitar Rp1.300 per butir untuk kualitas termurah.

Untuk daging lembu, harga masih berada di kisaran Rp130.000 per kilogram. Harga beras premium Payung tercatat Rp16.000 per kilogram, Ramos Rp16.000 per kilogram, beras medium Payung Rp15.000 per kilogram, dan beras Naga Hitam (Napoleon) Rp13.500 per kilogram. Sementara itu, komoditas lainnya relatif masih stabil.

“Kami telah melakukan pemantauan langsung di Pasar Suprapto. Memang ada beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas kewajaran. Kami sudah meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta OPD terkait untuk terus memantau dan mengendalikan harga,” ujar Mahyaruddin Salim.

Ia menambahkan, ketersediaan bahan pokok hingga saat ini masih dalam kondisi aman meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

Sebagai langkah antisipasi menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Bagian Perekonomian akan menggelar berbagai program intervensi. Salah satunya adalah pelaksanaan pasar murah yang direncanakan berlangsung dalam minggu ini bekerja sama dengan Bulog Divre Kisaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *