TERITORIAL24.COM, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi meluncurkan Sumut Corporate University (Corpu) sebagai upaya membangun budaya belajar berkelanjutan di kalangan aparatur sipil negara.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan, perubahan teknologi dan tuntutan pelayanan publik mengharuskan ASN memiliki kemampuan adaptif serta terus meningkatkan kompetensi.
Peluncuran Sumut Corpu dirangkai dengan penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Provinsi Sumatera Utara Batch I dan II Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan itu dihadiri Kepala Lembaga Administrasi Negara RI Muhammad Taufiq, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta ribuan peserta latsar.
Dalam sambutan Gubernur Sumut Bobby Nasution yang dibacakannya, Surya menyebut peluncuran Sumut Corpu menjadi bagian dari transformasi pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan Pemprov Sumut.
Pemerintah daerah, kata dia, ingin membangun birokrasi yang profesional, inovatif, dan responsif terhadap perubahan.
“Momen penting ini merupakan transformasi pengembangan sumber daya aparatur yang menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam membangun birokrasi yang adaptif, profesional, inovatif, dan terus belajar,” kata Surya.
Ia mengatakan ASN saat ini tidak cukup hanya memiliki kemampuan administratif.
Aparatur negara juga dituntut memiliki integritas, kemampuan bekerja sama, menguasai teknologi, dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Menurut Surya, tantangan birokrasi ke depan membutuhkan aparatur yang bergerak cepat dan mampu bekerja secara kolaboratif.
Karena itu, budaya belajar harus menjadi identitas baru ASN di Sumatera Utara.
“Kita ingin ASN Sumatera Utara memiliki semangat sebagai pembelajar sepanjang hayat. Belajar tidak lagi hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman kerja, praktik lapangan, mentoring, coaching, collaborative learning, pemanfaatan teknologi digital, dan berbagi pengetahuan,” ujarnya.












