Religi

Babak Semifinal Ramadan Dimulai, Saatnya Menguji Istiqomah dalam Ibadah

513
×

Babak Semifinal Ramadan Dimulai, Saatnya Menguji Istiqomah dalam Ibadah

Sebarkan artikel ini
Ustadz Muslim Istiqomah Sinulingga mengingatkan pentingnya istiqomah dalam menjalani ibadah agar dapat mencapai kemenangan di penghujung bulan suci(teritorial24)

TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI-Ramadan telah memasuki malam ke-11, menandakan bahwa perjalanan ibadah umat Islam telah memasuki babak kedua.

Dalam tausiah yang disampaikan di Masjid Al Ihsan, Padang Merbau, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Ustadz Muslim Istiqomah Sinulingga mengingatkan pentingnya istiqomah dalam menjalani ibadah agar dapat mencapai kemenangan di penghujung bulan suci,Senin(10/3/2025).

“Alhamdulillah, kita telah melalui 10 hari Ramadan. Seakan baru kemarin kita menyambut bulan suci ini, namun kini kita sudah memasuki babak kedua.”

“Di fase ini, banyak jamaah yang mulai berguguran, merasa lelah, bosan, atau bahkan tereliminasi dari perjuangan ibadahnya,” ujar Ustadz Muslim.

Beliau mengibaratkan perjalanan ibadah di bulan Ramadan seperti sebuah kompetisi.

Setelah melalui fase awal dengan penuh semangat, kini tantangan sesungguhnya dimulai.

Rasa lelah dan godaan mulai menguji komitmen setiap muslim dalam menjalankan ibadahnya.

Menurutnya, kunci utama agar bisa bertahan hingga akhir adalah dengan istiqomah.

“Istiqomah adalah sikap teguh pendirian, tetap konsisten, dan tidak mudah terpengaruh oleh godaan atau rintangan.”

“Baik hujan, panas, sakit, atau kesibukan, seorang yang istiqomah tetap menjalankan ibadahnya karena ia memahami bahwa ibadah adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” tegasnya.

Dalam tausiah tersebut, Ustadz Muslim juga mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an:

“Maka beristiqomahlah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan juga orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Hud: 112)

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa istiqomah bukan hanya sekadar konsistensi, tetapi juga bentuk ketundukan kepada Allah SWT.

Orang yang istiqomah akan mendapatkan perlindungan dan ketenangan dari Allah, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Fushshilat ayat 30-32:

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Tuhan kami ialah Allah,’ kemudian mereka istiqomah, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.’”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *