Kota Medan

Bangun Medan Tak Cukup Infrastruktur, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci

70
×

Bangun Medan Tak Cukup Infrastruktur, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini

MEDAN I TERITORIAL24.COM – Pembangunan Kota Medan tidak cukup hanya dengan menghadirkan infrastruktur dan fasilitas publik yang memadai.

Partisipasi masyarakat diperlukan untuk merawat, menjaga, dan memastikan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Hal itu mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Partisipasi Masyarakat Membangun, Merawat, dan Menjaga Kota Medan” yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (21/10/2026).

FGD dibuka Kepala Brida Kota Medan, Benny Iskandar, mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Kegiatan tersebut menghadirkan Guru Besar FISIP USU Prof. Hamdani Harahap dan Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Medan, Albena Boang Manalu, dengan moderator Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan, Adlan.

Benny menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kesadaran masyarakat menjaga fasilitas umum, kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan.

Ia menyoroti persoalan vandalisme, pencurian komponen fasilitas umum, serta gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan bersama.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga perlu kemitraan dengan masyarakat untuk menemukan akar persoalan dan merumuskan solusi yang tepat.

“Yang ingin kita bangun adalah kemitraan. Pemerintah menjalankan kewenangannya, sementara masyarakat berperan aktif menjaga dan mengawasi lingkungan serta fasilitas milik bersama,” ujar Benny.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga fasilitas publik, melaporkan kerusakan, dan menghidupkan kembali semangat gotong royong.

Melalui FGD tersebut, Brida Medan menghimpun masukan berbasis data dan kajian untuk merumuskan rekomendasi kebijakan. Hasil diskusi akan disusun dalam bentuk policy brief untuk disampaikan kepada perangkat daerah terkait serta pimpinan Pemko Medan.

Benny berharap pembangunan di bawah kepemimpinan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap tidak hanya memperbaiki wajah kota, tetapi juga menumbuhkan budaya peduli dan tanggung jawab bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *