TERITORIAL24.COM,GAZA – Suasana haru mewarnai salah satu rumah sakit di Gaza ketika Dr. Elidalis Burgos, seorang dokter asal Amerika Serikat yang menjadi relawan kemanusiaan, terlihat menangis sambil menghibur Mohammad Abu Asi.
ABu Asi, seorang anak laki-laki berusia delapan tahun yang selamat dari serangan udara Israel yang menewaskan seluruh keluarganya.
Video yang beredar luas menunjukkan momen emosional saat Dr. Burgos memegang tangan Mohammad sambil berusaha menenangkan korban kecil tersebut.
Dengan suara bergetar, ia berkata, “Selama saya masih bernapas dan hidup, saya tidak akan berhenti memperjuangkanmu.”
Laporan IMEMC News menyebutkan bahwa Mohammad kini menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang dideritanya,Sabtu(26/7/2025).
Tim medis setempat menyatakan kondisinya stabil, meski secara psikologis anak tersebut mengalami trauma mendalam.
Situasi di Gaza sendiri dilaporkan semakin memprihatinkan. Serangan udara yang terus berlangsung menyebabkan jumlah korban jiwa terus meningkat, sementara fasilitas kesehatan kewalahan menangani lonjakan pasien.
Kekurangan suplai obat-obatan dan alat medis membuat proses perawatan menjadi semakin sulit.
Dr. Burgos, yang telah beberapa bulan bertugas di Gaza bersama tim relawan internasional, menyerukan agar dunia segera bertindak menghentikan kekerasan yang menimpa warga sipil, khususnya anak-anak.
“Tidak ada alasan yang dapat membenarkan penderitaan sebesar ini,” ujarnya pada IMEMC News.***












