Politik

BIPEKA PKS Pelalawan Luncurkan RKI, Perkuat Ketahanan Keluarga

101
×

BIPEKA PKS Pelalawan Luncurkan RKI, Perkuat Ketahanan Keluarga

Sebarkan artikel ini

Parenting Kebangsaan tekankan pentingnya keteladanan orang tua, komunikasi penuh kasih sayang, dan pendidikan anak berlandaskan nilai-nilai agama.

Ketua DPD PKS Pelalawan, Sukaeni, mengatakan kehadiran RKI merupakan bentuk kepedulian terhadap keluarga melalui bimbingan dan layanan konsultasi terpadu(Ist)

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi parenting oleh Konsultan Keluarga RKI Pelalawan sekaligus Ketua BKS DSW PKS Riau, Ustaz Muh Taufik HS, S.Ag., CWC.

Mahasiswa Magister Hukum Keluarga Islam IAILE Pekanbaru tersebut membahas pentingnya kesalehan dan keteladanan orang tua dalam mendidik anak dengan merujuk pada pemikiran Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitab *Tuhfatul Maudud bi Ahkamil Maulud*.

Dalam pemaparannya, Muh Taufik mengutip pandangan Ibnu Qayyim yang menekankan bahwa kelalaian orang tua dalam mendidik anak dapat berdampak terhadap kehidupan anak di dunia maupun akhirat.

Ia menjelaskan, pendidikan anak tidak cukup hanya melalui nasihat, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Orang tua perlu menjadi contoh nyata, termasuk dalam menjalankan ibadah.

“Kesalehan orang tua harus dipraktikkan secara visual di hadapan anak. Ketika azan berkumandang, ayah sudah lebih dahulu sigap mengajak anak melangkah ke masjid. Begitu pula ibu yang langsung mengambil air wudhu di rumah,” jelasnya.

Muh Taufik juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang lembut dan penuh kasih sayang dalam keluarga. Menurutnya, suasana rumah yang dipenuhi bentakan dan luapan emosi dapat membuat anak merasa tidak nyaman.

“Rumah yang dipenuhi bentakan dan teriakan ego orang tua hanya akan membuat anak tidak nyaman dan merasa tidak bahagia. Didiklah anak-anak kita dengan kelembutan, sentuhan kasih sayang di pipi, pundak, punggung maupun kepalanya, sembari mengalirkan doa terbaik,” ungkapnya.

Ia turut mengajak para orang tua untuk rutin menghadiri majelis ilmu sebagai upaya memperkuat kualitas diri dan membangun lingkungan keluarga yang lebih baik.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Salah satu pertanyaan disampaikan Roddiah, pimpinan majelis taklim di kompleks Perumahan Pangkalan Kerinci Timur, mengenai batasan ketegasan orang tua ketika anak mulai lalai mendirikan salat dan malas belajar mengaji.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Muh Taufik merujuk pada Buku Saku Panduan Parenting yang merupakan karyanya dan dibagikan BIPEKA Pelalawan kepada peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *