TERITORIAL24.COM, Asahan- Bunda Literasi Asahan Ny Yusnila Indriati Taufik menekankan kepada masyarakat tentang pentingnya peningkatan peran strategis budaya membaca.
Permintaan itu disampaikan Yusnila Indriati Taufik dalam sambutannya diacara pelantikan Bunda Literasi Kecamatan Buntu Pane , Selasa (07/04/2026).
“Peran Bunda Literasi sangat penting dalam meningkatkan minat baca dan budaya literasi di tengah Masyarakat hingga ke tingkat kecamatan dan desa,” kata Yusnila di awal sambutannya dalam acara pelantikan yang digelar di Aula Kantor Camat Buntu Pane itu.
Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Yusnila Indriati Taufik juga mengatkan, keberadaan Bunda Literasi memiliki peran yang sangat strategis dalam menumbuhkan kecintaan membaca sejak dini.
Sehingga Bunda Literasi harus mampu menjadi motor penggerak dalam menanamkan budaya membaca di tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda.
Untuk itu, kepada Bunda Literasi yang baru dilantik, diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta mampu berinovasi dalam mengembangkan berbagai program literasi sesuai kebutuhan dan karakteristik wilayah.
Dikesempatan itu dia juga menekankan tentang pentingnya sinergi antara Pemerintah Kecamatan, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang literat. Karena kolaborasi yang terbangun alkan menjadi kunci utama dalam menciptakan budaya baca yang berkelanjutan.
“Diperlukan kerja sama yang kuat dari semua pihak agar gerakan literasi dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi Masyarakat,” cetusnya, sembari mengharapkan momen tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat gerakan literasi di Asahan dalam rangka terciptanya generasi cerdas, kreatif, dan berwawasan luas yang akan dapat dijadikan sebagai fondasi pembangunan daerah ke depan.
Selain Bunda Literasi Asahan acara pelantikan itu juga dihadiri Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Camat Buntu Pane, Kepala Desa, dan Bunda Literasi Kecamatan Buntu Pane. (gan).












