Deli Serdang - Serdang Bedagai

Bupati Deli Serdang Lantik Staf Ahli, Administrator, dan Pengawas: “Jabatan Itu Amanah, Bukan Ajang Cari Untung”

352
×

Bupati Deli Serdang Lantik Staf Ahli, Administrator, dan Pengawas: “Jabatan Itu Amanah, Bukan Ajang Cari Untung”

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, DELI SERDANG — Aula Cendana di Kantor Bupati Deli Serdang mendadak lebih formal dari biasanya pada Senin (17/11/2025). Di sana, Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan melantik Drs. Misran Sihaloho, M.Si sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekbang) Setdakab. Misran sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Pelantikan ini juga merombak sejumlah posisi strategis lainnya: tiga pejabat Administrator dan 16 pejabat Pengawas serta Fungsional.

Tiga pejabat Administrator itu adalah Diki Apanda Batubara, ST (Kabid SDA dan Penanggulangan Banjir SDABMBK), Benhard Simangunsong, ST (Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan), dan Edi Jamian Nasution, SE (Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pesan klasik namun tetap relevan: jabatan bukan hadiah dan bukan pula privilege untuk memperkaya diri.

“Jabatan adalah amanah untuk membantu pimpinan melaksanakan visi, misi, dan melayani masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan gelombang pertama reformasi birokrasi yang bakal terus berjalan hingga Desember 2025.

Dalam masa perombakan ini, para ASN diminta meninggalkan budaya ego-sektoral dan meningkatkan integritas. Fokusnya sederhana: adaptif, inovatif, dan paham arah pembangunan dari pusat sampai daerah.

Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa ASN harus berpindah haluan dari “minta dilayani” menjadi “siap melayani”.

Pelayanan publik, katanya, harus cepat, mudah, dan tidak bertele-tele — harapan yang terdengar seperti slogan, tapi tetap ditagih realisasinya.

Ada pula atensi khusus untuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), terutama tiga Kepala UPT yang baru dilantik. Bupati menegaskan target pendapatan asli daerah (PAD) tidak boleh meleset. “Jika target tidak tercapai, maka akan dievaluasi dan diganti,” ujarnya, memberikan peringatan yang cukup terang-benderang.

Sektor layanan lainnya juga kena sorotan. Dinas Dukcapil diminta tancap gas mempercepat transformasi digital, termasuk implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan program pelayanan terpadu Paten Kali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *