Sumatera Utara

Dari Huntara Pinangsori, Janji Pemulihan Pascabencana

143
×

Dari Huntara Pinangsori, Janji Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, TAPANULI TENGAH — Deretan bangunan semi permanen di Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori masih menjadi rumah bagi 45 kepala keluarga yang terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Di tempat inilah, pada Minggu, 15 Februari 2026, rombongan pejabat pusat dan daerah hadir meninjau sekaligus membawa bantuan.

Di barisan terdepan tampak Muhammad Bobby Afif Nasution, Gubernur Sumatera Utara, mendampingi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Siti Hediati Soeharto, Ketua Komisi IV DPR RI. Kunjungan itu difokuskan pada peninjauan kondisi pengungsi dan distribusi bantuan logistik.

Sejumlah fasilitas pendukung di lokasi pengungsian diperiksa satu per satu: layanan kesehatan, kondisi bilik hunian, hingga ketersediaan air bersih.

Perhatian khusus tertuju pada satu unit Mobile Water Treatment milik Brimob Polda Sumatera Utara.

Alat tersebut mampu mengolah air sungai, air payau, bahkan air laut menjadi air layak konsumsi—sebuah solusi penting di tengah keterbatasan infrastruktur dasar.

“Pemenuhan air bersih terpantau baik dari pagi hingga sore hari. Kami berterima kasih kepada jajaran Polri, khususnya Brimob, atas penyediaan alat penyulingan air ini yang sangat membantu warga,” ujar Siti Hediati dalam sambutannya.

Di hadapan para pengungsi, ia juga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga Tapanuli Tengah.

Ia mengapresiasi sinergi aparat TNI dan Polri yang disebutnya turun langsung sejak awal bencana, membersihkan lumpur dan puing dari rumah-rumah warga.

Namun, perhatian utama, menurut dia, adalah percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap). Para pengungsi, yang telah berbulan-bulan bertahan di huntara, masih menunggu kepastian relokasi permanen.

Sementara itu, Listyo Sigit Prabowo menyatakan pihaknya bersama Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan dalam skala besar.

“Ada kurang lebih 16 truk penyaluran bantuan yang kami sasar, baik di Huntara ini maupun kabupaten lain yang terdampak. Kami mengirimkan pakaian, bahan makanan, obat-obatan, hingga perlengkapan sekolah seperti buku dan tas untuk anak-anak,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *