Meski sudah hampir 10 bulan penuh mereka tunggu, jangankan perkerjaan yang dijanjikan, perusahaan yang akan menggunakan mereka sebagai pekerja di ruas jalan jaringan tol baru yang dikenal dengan sebutan Jalan Tol Trans Sumatera (JJTS) itu juga belum diketahui.
“Yang saya dan kawan – kawan dengar, katanya kami akan dipekerjakan di PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero Tbk dan PT Hutama Karya (HK) Persero. Namun sampai saat ini, tanda – tanda untuk itu belum sekalipun ada kelihatannya. Karena tidak sekalipun pihak dari kedua perusahaan yang sebelumnya cukup dikenal dalam pengerjaan ruas jalan tol Indrapura – Kisaran (Inkis) itu datang untuk menggelar pertemuan dengan kami,”cetus Erwansyah sembari mengatakan untuk iming – iming pekerjaan itu dirinya telah dimintan menyetor dana senilai 800 ribu rupiah.
Senada dengan pernyataan Erwansyah juga disampaikan Diansyah Wibowo, salah seorang warga yang mengaku direkrut ZS menjadi sebagai kepala pengawas.
Tidak hanya memaparkan permasalahan kutipan senilai 2,5 juta rupiah yang telah disetornya untuk pekerjaan tersebut, pria mengaku warga Desa Subur, Kecamatan Meranti itu juga mengatakan dirinya hingga saat ini masih bingung akan ditempat diperusahaan mana dalam pengerjaan jalan tol itu.
“Saya di sini sebagai kepala pengawas pekerja ini Bang,” tutur Diansyah Wibowo sembari mengaku juga belum mendapatkan kepastian dan masih bingung akan dipekerjakan diperusahaan mana dalam pengerjaan jalan tol tersebut.
Terkait permasalahan rekruitmen pekerja pembangunan ruas jalan tol Rankis tersebut, ZS yang ditemui wartawan termasuk teritorial24.com di tempat yang sama mengaku rekruitmen pekerja pembangunan ruas jalan tol itu atas permintaan seorang pria warga Bogor , Jawa Barat beranama Chandra, yang dikenalnya sekira kurang lebih setahun lalu.
Menurut pria yang juga mengaku sebagai kepala pengawas pekerja itu, untuk mendapatkan tugas atau pekerjaan tersebut dirinya juga dikenai kutipan sebesar 4 juta rupiah.
Ketika disinggung terkait nasib puluhan pekerja yang direkrutnya itu akan ditempatkan di perusahaan mana, dengan gamblang ZS mengatakan, baik dirinya maupun puluhan pekerja tersebut akan dipekerjakan di PT HK.












