TERITORIAL24.COM, MEDAN — Komisi IV DPRD Kota Medan meminta Rumah Sakit (RS) Colombia Asia Aksara di Jalan Letda Sujono, Medan Tembung.
Agar segera membuka layanan bagi pasien peserta BPJS Kesehatan, khususnya melalui skema Universal Health Coverage Jaminan Kesehatan Medan Berkah (UHC JKMB).
Permintaan ini disampaikan langsung dalam kunjungan kerja ke rumah sakit tersebut, Senin, 14 Juli 2025.
Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, menyatakan bahwa desakan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang kerap disampaikan dalam agenda reses. “Kami berharap RS Colombia Asia dapat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, agar warga sekitar bisa merasakan manfaat layanan kesehatan gratis melalui UHC JKMB,” ujar Paul.
Ia menyebut bahwa partisipasi rumah sakit swasta dalam program UHC JKMB juga mendukung komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memperluas akses layanan kesehatan berkualitas secara merata.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV juga membahas sejumlah hal teknis lain, termasuk pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), izin Sertifikat Laik Fungsi (SLF), serta kajian Analisis Dampak Lalu Lintas (AMDAL Lalin). Rombongan dewan diterima Direktur RS Colombia Asia, Mardianto, bersama jajaran manajemen rumah sakit.
Anggota Komisi IV lainnya, Edwin Sugesti Nasution, turut menekankan pentingnya RS Colombia membuka akses bagi pasien UHC.
“Kehadiran rumah sakit ini harus memberi dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Jangan hanya komersial,” ucapnya.
Senada, Datuk Iskandar Muda dari Fraksi PKS menyoroti sulitnya warga Medan Tembung memperoleh layanan kesehatan gratis yang memadai.
“Kami mendorong agar kerja sama dengan BPJS segera direalisasikan,” katanya.
Selain isu layanan kesehatan, Rommy Van Boy dari Fraksi Golkar menambahkan agar RS Colombia juga memperhatikan keterlibatan warga sekitar dalam perekrutan tenaga kerja.
Ia juga menyoroti pentingnya program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan dan berdaya guna.
“Program CSR jangan hanya seremonial. Lebih baik diarahkan ke pelatihan-pelatihan yang bisa memberi dampak jangka panjang bagi warga,” ujarnya.












