TERITORIAL24.COM, MEDAN – Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Lailatul Badri, mengapresiasi program Zero Lampu Padam yang dicanangkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Namun, ia mengingatkan agar program itu tidak berhenti pada slogan dan segera diwujudkan secara konkret di lapangan.
“Langkah ini patut diapresiasi. Tapi jangan hanya sebatas janji manis. Harus ada realisasi yang berdampak langsung pada masyarakat,” kata Lailatul kepada wartawan, Minggu, 25 Mei 2025.
Politikus PKB yang akrab disapa Lela itu menilai penerangan jalan yang optimal sangat penting, terutama di tengah maraknya tindak kejahatan jalanan dan aksi geng motor di Kota Medan.
Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dan peran keluarga serta pendidik dalam membina generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang.
“Penerangan jalan memang bukan satu-satunya solusi. Tapi ini langkah awal menciptakan rasa aman. Kita juga butuh edukasi dari orang tua dan sekolah,” ujarnya.
Menurut Lela, persoalan lampu jalan padam sudah berlangsung lama dan kerap muncul dalam aspirasi warga saat reses anggota dewan. Namun, katanya, persoalan itu cenderung diabaikan oleh instansi terkait.
“Setiap reses, warga selalu mengeluh soal lampu jalan mati. Tapi koordinasi dan tindak lanjutnya sering nihil. Ini masalah klasik yang belum pernah tuntas,” katanya.
Ia menyebut beberapa kawasan yang masih gelap gulita dan rawan tindak kejahatan, seperti Jalan Karantina, Jalan Ampera, dan Jalan Bengkel I di sekitar Balai Yasa KAI.
Wilayah-wilayah itu, menurutnya, sangat membutuhkan perhatian dalam program Zero Lampu Padam.
Lela merupakan anggota DPRD Medan dari Dapil III yang meliputi Medan Deli, Medan Perjuangan, Medan Tembung, dan Medan Timur.
Sebelumnya, Wali Kota Medan Rico Waas menyatakan komitmennya untuk menerapkan Zero Lampu Padam sebagai bagian dari upaya menekan angka kriminalitas jalanan.
Ia menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk memastikan seluruh titik penerangan jalan dan taman kota berfungsi maksimal.
“Saya sudah perintahkan tidak boleh ada lagi lampu jalan yang padam. Semua harus menyala,” kata Rico, Jumat, 23 Mei 2025.(Anggi)












