Di sektor lingkungan, Rico memaparkan rencana pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), yang merupakan program pemerintah pusat. Potensi sampah di Kota Medan disebut mencapai lebih dari 1.700 ton per hari.
Pemko Medan juga tengah menata lima Kawasan Strategis Pariwisata, termasuk kawasan Kota Tua, untuk memperkuat daya tarik wisata sekaligus membuka peluang kegiatan ekonomi baru.
Sementara itu, Dato’ Muzafar yang hadir bersama Konsul Jenderal Malaysia Tuan Sahril Nizam bin Abdul Malek dan delegasi lainnya mengatakan, Medan memiliki arti penting bagi Malaysia, terutama dalam hubungan ekonomi dan perdagangan di Sumatera Utara.
“Saya merasakan Medan ini satu bandar yang sangat welcoming kepada para pelawat yang datang ke sini,” kata Dato’ Muzafar.
Ia mengungkapkan, total perdagangan Malaysia dan Indonesia pada 2023 mencapai lebih dari 26 miliar dolar AS. Adapun nilai perdagangan dua arah antara Malaysia dan Medan disebut mencapai sekitar 1,5 miliar dolar AS.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang untuk memperluas hubungan perdagangan dan investasi di berbagai sektor.
Malaysia, lanjutnya, tertarik menjajaki kerja sama di bidang kesehatan, industri halal, pengolahan makanan, infrastruktur perkotaan, ekonomi digital, pariwisata, serta sektor perhotelan dan hospitalitas.
Penguatan hubungan bisnis juga akan diarahkan untuk membantu pelaku UMKM melalui program business matching dan business networking.
Langkah tersebut diharapkan mempertemukan pelaku usaha dari Malaysia dan Medan sehingga peluang kemitraan dan perdagangan dapat berkembang lebih konkret.
“Medan adalah satu kota yang amat penting bagi Malaysia dari segi ekonomi dan juga perdagangan,” tegasnya.
Dato’ Muzafar berharap kunjungan perdananya ke Balai Kota Medan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret antara Malaysia dan Pemko Medan.
Kerja sama itu diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai perdagangan dan mendorong investasi, tetapi juga membuka lapangan kerja serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di kedua pihak.(Akbar)












