TERITORIAL24.COM, KALIANDA – Fenomena alam unik terjadi di pesisir Kalianda, Lampung Selatan. Di salah satu sudut pantai berbatu, terdapat sumber air panas yang memancar langsung dari sela-sela bebatuan.
Kehangatan alaminya menyatu dengan air laut, menciptakan kolam alami yang nyaman untuk berendam.
Setiap pagi dan sore, lokasi ini ramai dikunjungi warga, terutama para lansia. Mereka datang untuk berendam dan menikmati manfaat terapi dari air hangat tersebut.
Air panas yang mengandung mineral dipercaya membantu meredakan berbagai keluhan kesehatan, seperti rematik, pegal linu, hingga gangguan sirkulasi darah.
“Sudah biasa saya ke sini pagi-pagi. Badan jadi lebih enak, pegal-pegal berkurang,” ujar seorang warga lansia yang rutin berendam di lokasi tersebut.
Meski belum dikelola secara resmi sebagai kawasan wisata, lokasi ini sudah dikenal luas oleh masyarakat setempat. Aksesnya cukup mudah dan tidak berbayar, menjadikannya alternatif terapi alami yang terjangkau dan efektif.
Fenomena serupa juga ditemukan di beberapa lokasi lain di Indonesia. Misalnya, di Pantai Wedi Ombo, Gunungkidul, Yogyakarta, terdapat sumber air panas di antara karang yang muncul saat air laut surut. Di Pulau Satonda, Nusa Tenggara Barat, terdapat danau kawah air asin yang konon terbentuk dari letusan gunung dan dipercaya memiliki efek penyembuhan.
Di Lejja, Sulawesi Selatan, terdapat pula sumber air panas alami yang dikelilingi hutan, sering dimanfaatkan warga untuk pengobatan tradisional.
Kembali ke Kalianda, keunikan perpaduan antara air laut dan air panas alami menjadikan lokasi ini sebagai destinasi yang tidak hanya menenangkan tetapi juga menyehatkan. Warga berharap pemerintah daerah bisa turut memperhatikan potensi ini untuk dikembangkan secara berkelanjutan.***












