TERITORIAL24.COM, Asahan- Pemkab Asahan berharap kualitas data dan layanan geospasial Asahan semakin baik sejalan dengan semakin meningkatnya kompetensi operator yang ada di seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Hal itu dikatakan Bupati Asahan dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Drs H Supriyanto M.Pd ketika membuka Training of Trainers (ToT) Simpul Jaringan Informasi Geospasial (ToT SJIG) Asahan yang digelar di Hotel Antariksa Kisaran, Kamis (11/12/2025).
“Penyelenggaraan ToT SJIG merupakan langkah strategis dalam mendukung integrasi data perencanaan pembangunan, pengambilan keputusan berbasis spasial, dan percepatan implementasi Satu Data Daerah,” ujar Bupati Asahan di acara yang dihadiri Kadis Kominfo Asahan, OPD , Tim SJIG OPD, serta Tim Konsultan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) selaku pendampingi proses penyusunan dan penguatan implementasi SJIG itu.
Menurutnya, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja seluruh OPD dan Tim Konsultan UGM yang terlibat aktif dalam pengumpulan, verifikasi, dan penyusunan data geospasial lintas sektor.
Karena Pemkab Asahan berharap kompetensi yang dimiliki operator OPD pasca mengikuti pelatihan tersebut dapat semakin meningkat sehingga kualitas data dan layanan geospasial Asahan semakin baik.
Bupati menambahkan, pelatihan tersebut juga menjadi momentum penting bagi Pemkab Asahan dalam rangka memastikan setiap OPD memahami perannya dalam penyediaan data geospasial tematik, baik untuk perencanaan pembangunan, mitigasi bencana, pengelolaan infrastruktur, tata ruang, maupun layanan publik lainnya.
Melalui pelatihan itu, diharapkan proses integrasi data menuju Geoportal Asahan dapat berjalan optimal, akuntabel, dan berkelanjutan sebagai fondasi penyelenggaraan SJIG yang kuat.
Sementara, ToT SJIG itu merupakan tindak lanjut dari serangkaian tahapan yang telah dilakukan sebelumnya, seperti Forum Group Discussion (FGD) dan Coaching Clinic penyusunan SIJG.
Karena pelatihan tersebut ditujukan bagi pejabat pengampu dan operator data geospasial dari masing-masing OPD yang telah terdaftar dalam lampiran undangan resmi sehingga fokus untuk memperkuat kompetensi teknis serta tata kelola data geospasial sesuai standar nasional dan kebutuhan perencanaan daerah.(gan).












