Selain fokus pada penanganan TBC, Wali Kota turut memberikan apresiasi kepada para kader posyandu dan kader Germas yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.
Ia mengaku telah meminta jajaran terkait untuk mengkaji kembali sistem pembayaran honor kader agar lebih mudah diterima.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi dr. Fitri Sari Saragih menjelaskan bahwa inovasi “Pintu Radiasi” mengusung tagline “Layanan X-Ray Datang, TB Kita Berantas”.
Program tersebut akan dilaksanakan di 31 lokasi yang menyasar kecamatan, kelurahan, pasar, pabrik, lembaga pemasyarakatan hingga rumah susun dengan target ribuan warga mengikuti screening hingga triwulan ketiga tahun 2026.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, jumlah kasus TB Paru sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 511 kasus, dengan angka tertinggi berada di Kecamatan Rambutan sebanyak 105 kasus.
Melalui inovasi tersebut, pemerintah berharap penemuan kasus TBC dapat dilakukan lebih cepat sehingga penanganan dan pengobatan pasien bisa segera diberikan guna memutus rantai penularan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyerahkan bantuan Alat Permainan Edukasi (APE) kepada enam puskesmas, yakni Puskesmas Pabatu, Sri Padang, Tanjung Marulak, Teluk Karang, Pasar Gambir, dan Puskesmas Satria sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan posyandu di wilayah masing-masing.***












