Tebing Tinggi - Batu Bara

Harmoni Syiar di Kota Lemang: Festival Seni Qasidah XIX Tebing Tinggi Resmi Dibuka

48
×

Harmoni Syiar di Kota Lemang: Festival Seni Qasidah XIX Tebing Tinggi Resmi Dibuka

Sebarkan artikel ini

TEBING TINGGI | TERITORIAL24.COM- Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi resmi membuka gelaran Festival Seni Qasidah XIX Tingkat Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Hj. Sawiyah, Rabu (21/10/2026).

Perhelatan tahunan ini diikuti sebanyak 279 peserta dari berbagai wilayah se-Kota Tebing Tinggi dengan mengusung tema “Bersinergi dalam Melestarikan Budaya untuk Masyarakat Tebing Tinggi yang Religius.”

Acara pembukaan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik. Dalam amanatnya, Sekda menegaskan bahwa Festival Seni Qasidah bukan sekadar ajang perlombaan untuk unjuk kebolehan dan kreativitas, melainkan sarana strategis dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, menjaga kelestarian seni budaya, serta menanamkan akhlak mulia di tengah masyarakat.

“Melalui lantunan syair dan irama musiknya, pesan-pesan keislaman dapat disampaikan secara indah, santun, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan. Pembangunan di Kota Tebing Tinggi tidak boleh hanya berfokus pada fisik, tetapi harus diimbangi dengan penguatan nilai spiritual dan karakter,” ujar Erwin Suheri Damanik.

Sekda juga menyampaikan komitmen Pemko Tebing Tinggi untuk terus mendukung kegiatan positif berbasis keagamaan dan kebudayaan. Festival ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan yang efektif dan berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, percaya diri, berprestasi, serta menjadi teladan.

Kepada seluruh peserta, Sekda mengingatkan agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan kompetisi ini sebagai ruang untuk mempererat tali silaturahmi. Ia menekankan bahwa kemenangan memang sebuah kebanggaan, namun semangat untuk terus belajar dan memberi manfaat bagi sesama merupakan nilai yang jauh lebih penting. Selain itu, Sekda meminta dewan juri bekerja secara profesional, adil, dan objektif, seraya mengapresiasi kerja keras panitia penyelenggara.

“Marilah kita jadikan Festival Seni Qasidah ini sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari, melestarikan seni budaya yang bernilai luhur, serta mewujudkan Kota Tebing Tinggi yang terus bersinergi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *