TERITORIAL24.COM, TULUNGAGUNG – Program bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) hasil kerja sama Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan TNI Angkatan Darat mulai memberikan manfaat nyata bagi para petani.
Sarana irigasi tersebut kini mampu mengairi sekitar 20 hektare lahan persawahan di Desa Tamban, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, sehingga mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat program ketahanan pangan nasional.A
Untuk memastikan fasilitas tersebut tetap berfungsi secara optimal, Komandan Kodim (Dandim) 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., meninjau langsung lokasi Irigasi Perpompaan (Irpom) bantuan Sterad di Desa Tamban, Kecamatan Pakel, Kamis (16/07/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Dandim memeriksa kondisi mesin pompa, jaringan perpipaan, hingga distribusi air yang bersumber dari Parit Agung menuju area persawahan.
Hasil pengecekan menunjukkan seluruh sistem irigasi masih berfungsi dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.
Menurut Dandim, peninjauan lapangan merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk memastikan setiap program bantuan yang telah dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Hari ini kami meninjau langsung kondisi Irigasi Perpompaan bantuan hasil kerja sama Kementerian Pertanian dan TNI AD untuk memastikan seluruh sistem berfungsi dengan baik.
Dari hasil pengecekan, pompa dan jaringan distribusi air masih berjalan optimal sehingga mampu mengairi sekitar 20 hektare sawah. Tentunya ini menjadi kabar baik bagi para petani karena ketersediaan air merupakan faktor utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Kami berharap seluruh pihak, khususnya kelompok tani, dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas ini agar manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Letkol Arh Hanny Galih Satrio.
Ia menambahkan, keberadaan Irpom menjadi salah satu solusi efektif dalam mengatasi keterbatasan pasokan air, khususnya saat musim kemarau. Dengan memanfaatkan sumber air dari Parit Agung yang dipompa menuju lahan pertanian, para petani kini memiliki akses pengairan yang lebih stabil sehingga proses tanam hingga produksi padi dapat berlangsung lebih optimal. PP












