Asahan - Tanjungbalai

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Asahan Gelar Bimtek Penyaluran Bantuan Pangan

210
×

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Asahan Gelar Bimtek Penyaluran Bantuan Pangan

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos MSi didampingi Wakil Bupati Rianto SH MAP memberikan cindera mata kepada Kepala Perum Bulog Cabang Asahan, Gusdi Prasmana ketika membuka Bimtek penyaluran bantuan pangan periode bulan Oktober – November 2025 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (05/11/2025).(gan).

TERITORIAL24.COM, Asahan- Pemkab Asahan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penyaluran bantuan pangan periode bulan Oktober – November 2025 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (05/11/2025).

Bimtek dalam rangka menjaga kelangsungan program ketahanan pangan itu dibuka Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos MSi.

Bimtek tersebut diikuti aparatur kelurahan serta desa yang ada di Asahan dan akan ditugaskan sebagai petugas penyalur bantuan bagi masyarakat penerima manfaat.

Langkah pelaksanaan Bimtek itu merupakan upaya untuk memastikan proses distribusi bantuan pangan berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos MSi dalam sambutannya mengatakan, pangan merupakan kebutuhan dasar utama manusia yang harus selalu tersedia, cukup, aman, bergizi, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Untuk hal tersebut Pemkab Asahan akan tetap terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan melalui pengelolaan cadangan pangan pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat miskin dan keluarga rawan pangan.

Bupati menambahkan, program bantuan pangan yang dilaksanakan merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat serta menekan potensi inflasi daerah.

Diharapkan penerapan kebijakan dalam program ketahanan pangan itu ekonomi masyarakat dapat tetap stabil dan berdaya.

Bupati menjelaskan, sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 9 Tahun 2023, penerima bantuan pangan adalah masyarakat miskin dan keluarga yang mengalami kerawanan pangan serta gizi.

Sesuai data, tahun ini jumlah penerima manfaat di Asahan sebanyak 40.780 orang. Mereka akan menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng yang disalurkan secara bertahap.

Dalam rangka menghindari terjadinya kesalahan dalam penyaluran bantuan tersebut, Pemkab Asahan membekali atau memberikan pemahaman kepada aparatur desa dan kelurahan yang ditugaskan agar dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, akuntabel, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Di kesempatan yang sama Kepala Perum Bulog Cabang Asahan, Gusdi Prasmana, dalam sambutannya mengapresiasi dukungan Pemkab Asahan dalam pelaksanaan program bantuan pangan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *