Daerah

Jalan Rabat Beton Diresmikan, Desa Manding Tulungagung Perlahan Buka Akses dari Keterisolasian

45
×

Jalan Rabat Beton Diresmikan, Desa Manding Tulungagung Perlahan Buka Akses dari Keterisolasian

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG I TERITORIAL24.COM — Harapan baru membuka akses masyarakat Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung. Jalan rabat beton yang dibangun melalui program Karya Bhakti TNI Tahun 2026 resmi diresmikan, Jumat (2/10/2026).

 

Peresmian yang berlangsung di Balai Desa Manding tersebut dilakukan secara simbolis oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, bersama Dandim 0807/Tulungagung.

 

Pembangunan jalan ini bukan sekadar menghadirkan akses fisik baru bagi masyarakat. Lebih dari itu, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi peningkatan konektivitas, aktivitas ekonomi, hingga pemerataan pembangunan di wilayah perdesaan.

 

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur dasar memiliki peran penting dalam membuka keterhubungan wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

 

“Pembangunan infrastruktur perdesaan seperti jalan rabat beton ini bertujuan membantu wilayah Desa Manding keluar dari status daerah tertinggal atau terisolir,” ujarnya.

 

Dengan kondisi jalan yang lebih memadai, mobilitas warga diharapkan menjadi lebih lancar. Aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan sosial dan ekonomi, juga diharapkan dapat berkembang seiring semakin terbukanya akses menuju dan dari Desa Manding.

 

Program Karya Bhakti TNI di Desa Manding tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan dukungan sosial berupa penyaluran paket sembako kepada warga lanjut usia (lansia).

 

Selain itu, bantuan pendidikan turut diberikan kepada para pelajar di Desa Manding. Bantuan ini menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas manfaat kegiatan Karya Bhakti TNI.

 

Pembangunan jalan dan bantuan sosial tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan Karya Bhakti TNI tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan langsung masyarakat.

 

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat. Dengan akses yang semakin terbuka dan dukungan terhadap kebutuhan sosial masyarakat, Desa Manding diharapkan mampu berkembang dan perlahan meninggalkan keterbatasan akses yang selama ini menjadi salah satu tantangan wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *