TERITORIAL24.COM, MEDAN — Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto mengatakan kondisi masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera Utara pascabencana alam berangsur membaik.
Hal itu disampaikannya saat meninjau Gudang Bantuan Logistik Polda Sumatera Utara, Rabu, 24 Desember 2025.
Whisnu menyebut kepolisian telah melakukan pemantauan ke sejumlah daerah terdampak, antara lain Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, Kabupaten Langkat, serta wilayah lain yang terdampak bencana.
Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, kondisi lapangan dinilai jauh lebih baik dibandingkan saat awal bencana terjadi.
“Secara umum, kondisi kehidupan masyarakat sudah relatif lebih baik dibandingkan pada awal kejadian bencana,” kata Whisnu.
Meski demikian, ia mengungkapkan masih terdapat dua ruas jalan yang terputus, yakni akses dari Tapanuli Utara menuju Sibolga.
Perbaikan jalan masih berlangsung dan ditargetkan dapat kembali dilalui dalam satu hingga dua hari ke depan.
Selain itu, beberapa desa masih mengalami keterisolasian akibat kerusakan infrastruktur.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Polda Sumatera Utara terus berkoordinasi dengan TNI dan instansi terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum, guna membuka kembali jalur akses dan memastikan distribusi informasi kepada masyarakat.
Menurut Whisnu, pada prinsipnya seluruh wilayah terdampak telah dapat dijangkau oleh aparat. Bantuan kemanusiaan telah disalurkan, jalur komunikasi dibuka, termasuk pemasangan perangkat Starlink serta pengaktifan komunikasi alternatif di daerah yang sebelumnya terputus.
Memasuki masa pemulihan pascabencana yang bertepatan dengan perayaan Natal, Whisnu mengatakan Polda Sumatera Utara mengerahkan personel untuk membantu masyarakat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Polisi juga melakukan pembersihan rumah ibadah, baik gereja maupun masjid, di wilayah terdampak.
“Sejumlah gereja sudah kembali dapat digunakan dan pelaksanaan ibadah Natal berjalan dengan baik,” ujarnya.
Polda Sumatera Utara menyatakan akan terus terlibat dalam seluruh tahapan penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat terdampak.(Akbar)












