Religi

‎Keikhlasan Ummu Sulaim: Cinta dan Pengorbanan di Jalan Allah ‎

540
×

‎Keikhlasan Ummu Sulaim: Cinta dan Pengorbanan di Jalan Allah ‎

Sebarkan artikel ini
‎Ilustrasi(foto:AI) 

‎”Wahai Abu Thalhah, jika ada sesuatu yang dipinjamkan lalu pemiliknya mengambil kembali, apakah pantas kita marah?”

‎Abu Thalhah menjawab, “Tidak.”

‎Ummu Sulaim pun melanjutkan, “Sesungguhnya Allah telah mengambil kembali anak kita.”

‎Betapa teguhnya hati seorang ibu ini. Ia tidak larut dalam tangisan, tapi justru mengajarkan suaminya arti sabar dan ikhlas.

Rasulullah ﷺ yang mendengar kisah itu kemudian mendoakan keberkahan bagi keluarga mereka. Dari doa itu lahirlah Abdullah bin Abu Thalhah, yang menjadi ayah bagi banyak ulama besar.

‎Teladan Sepanjang Masa

‎Ummu Sulaim bukan hanya seorang istri yang setia atau ibu yang penyabar. Ia adalah pejuang iman yang rela mengorbankan segala-galanya demi Allah.

Cintanya bukan hanya kepada suami atau anak, tapi terutama kepada Sang Pencipta.

‎Kisah Ummu Sulaim mengajarkan kita bahwa cinta sejati tidak bisa dilepaskan dari iman, dan pengorbanan yang ikhlas di jalan Allah akan diganjar dengan kemuliaan.***

‎Referensi:

‎Muslim bin al-Hajjaj, Shahih Muslim, Kitab al-Fadha’il.

‎Ibn Sa’d, Thabaqat al-Kubra, jilid 8.

‎Al-Dzahabi, Siyar A’lam al-Nubala’, jilid 2.

‎Ibnu Hajar al-Asqalani, Al-Isabah fi Tamyiz al-Sahabah, jilid 8.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *